Lina Mukherjee mengaku heran dengan aparat kepolisian yang justru responsif untuk menindaklanjuti soal kasus dirinya memakan babi. Meski kesal, Lina Mukherjee mengaku jika berpacaran dengan anggota polisi.
Diketahui, Lina Mukherjee dipolisikan seorang Ustaz bernama M Syarif Hidayat. Pelaporan itu disampaikan Ustaz M Syarif Hidayat di Polda Sumatra Selatan, Rabu (15/3) lalu. Dalam laporannya, Lina Mukherjee dituding telah melakukan penistaan agama terkait videonya saat memakan babi.
Saat meluapkan keluh kesahnya lewat Instagram Story terkait laporannya kasus makan babi. Lina Mukherjee mengaku sering komplain kepada pacarnya yang disebut anggota polisi. Pasalnya, dia mengaku polisi cenderung sigap atas kasusnya karena makan babi.
"Aku jujur Pak Polisi, pacar saya sendiri polisi lho. Tapi saya sering komplain sama dia," katanya seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (21/3).
"Giliran Lina makan babi cepet banget sih, padahal banyak orang yang lebih para dari Lina enggak ditangkep," imbuhnya.
Lina Mukherjee sebelumnya sempat mengklaim memiliki kekasih kaya raya. Bahkan Lina sesumbar karena menjadi wanita pintar, dirinya tak usah lagi bekerja setelah mendapatkan pacar tajir.
Usai sempat merahasiakan sosok pacarnya itu, Lina Mukherjee akhirnya mengungkap apabila pria yang dicintainya berprofesi sebagai polisi. Sayangnya karena beberapa oknum, imej pacarnya sebagai polisi menjadi buruk.
"Aku bilang cowokku yang polisi ini. Dia anggota lah. Aku nggak respect kadang-kadang sama oknum (polisi)," kata Lina Mukherjee.
"Aku dimatrein, aku dimintain duitku, bahkan aku diperas saat aku susah. Aku makan babi diurus, tapi aku dianiaya nggak diurus," sindirnya.
Baca Juga: Kepala PPATK Luruskan Anggapan Publik soal Transaksi TPPU Ratusan Triliun Ada di Kemenkeu
Meski begitu, dilaporkan ke polisi bukan hal baru bagi Lina Mukherjee. Bahkan sudah tujuh kali Lina berurusan dengan hukum walau akhirnya bebas karena tak terbukti bersalah.
"Aku sampai mau netesin air mata. Kalau dibilang takut, ya kalo aku dilaporin, aku dateng," ujarnya.
(Sumber: Suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Pamer Aksinya Disorot Media Asing, Lina Mukherjee Sebut Makan Babi Bukan Kriminal
-
Lina Mukherjee Disorot Media Luar Negeri Gegara Makan Babi: Merinding Go International
-
Dilaporkan ke Polisi Gegara Makan Babi, Lina Mukherjee Diledek: Puas-puasin Liburan Sebelum Pakai Baju Oranye
-
Bunda Corla Sentil Lina Mukherjee: Makanlah Babi Sepuasnya, Tapi Jangan Bawa-Bawa Agama
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026