Jonathan Latumahina bersumpah tidak akan memberi pengampunan terhadap tindakan sadis Mario Dandy dkk yang telah menganiaya anaknya, David Ozora. Diketahui, akibat aksi brutal Mario Dandy, David yang sempat koma itu kekinian masih terbaring di rumah sakit.
Sumpah itu disampaikan Jonathan lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @tidvrberjalan seperti dikutip dari Suara.com, kemarin.
"Catat ini ya, saya tidak rela dan tidak ada ampunan apapun. Mintalah pada Tuhan kalian pengampunan itu," kata Jonathan.
Lewat unggahannya, Jonathan juga mengabarkan jika kondisi putranya juga belum tersadar. Terhitung sudah sebulan lebih, David menjalani perawatan di Rumah Sakit Mayapada, Jakarta Selatan. Menurutnya, David mengalami trauma di saraf otak dan bernapas lewat alat yang ditanam di kerongkongnya.
"Di hari ke-30 ini anak saya yang detik ini belum sadar. Masih berjuang karena kerusakan berat pada saraf otaknya, bernafas melalui trakeostomi dengan luka lubang di kerongkongannya dan ditanam infus vena besar di bahu kirinya, menggunakan selang NGT untuk makan dan minumnya," kata Jonathan.
Saraf Otak Terancam Rusak
Diketahui, Jonathan kerap memberikan kabar terbaru soal perkembangan David selama dirawat di RS Mayapada. Sebelumnya, Jonathan menyebut jika David terancam mengalami kerusakan permanen gegara aksi penganiayaan sadis yang dilakukan Mario Dandy dkk.
Lewat cuitan di akun Twitter pribadinya, Jonathan awalnya mengatakan bahwa David masih berjuang untuk mengembalikan ingatannya melalui pendengaran meskipun matanya masih belum bisa merespons dengan baik.
"David sedang berjuang mengembalikan semua yang dia pernah punya melalui pendengarannya yang semakin progres, walau matanya belum baik responsnya, saat ini perjuangan dia adalah untuk kesadaran kognitif. Mencoba mendengar dan memahami perintah sederhana," cuitnya seperti dikutip dari Suara.com, Selasa (21/3).
Baca Juga: Niat Sholat Tahajud di Bulan Ramadhan, Lengkap dengan Tata Cara dan Doa
Imbas aksi keji Mario Dandy, trauma yang menyerang sistem saraf David bisa berpotensi rusak permanen.
"Ada trauma yang sangat dalam pada sistem sarafnya, yang potensinya bisa permanen kerusakannya," lanjutnya.
Terkait kasus penganiayaan David, polisi telah menetapkan Mario Dandy dan rekannya Shane Lukas sebagai tersangka.
Keduanya pun sudah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Selain itu, polisi turut menahan Agnes Gracia alias AG (15), pacar Mario Dandy setelah ditetapkan sebagai pelaku anak dalam kasus David.
Penahanan Agnes dilakukan setelah gadis belia itu menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu kemarin. Namun, Agnes tidak ditahan di rutan Polda Metro Jaya, melainkan dititipkan di LPKS Cipayung, Jakarta Timur. Dalam perkembangan kasus ini, baru AG yang bakal menjalani persidangan setelah berkasnya dinyatakan lengkap alias P12.
Rencananya, AG akan diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang bakal berlangsung secara tertutup lantaran AG masih di bawah umur.
Berita Terkait
-
Mario Dandy Sebar Video Penganiayaan Korban, Pengacara David Geram: Arogansinya Sudah Mencapai Langit Ketujuh
-
Belum Dilimpahkan ke Kejaksaan, Polda Metro Jaya Klaim Masih Lengkapi Berkas Perkara Mario dan Shane Lukas
-
Rentetan Pasal Baru Berlapis yang Membayangi Mario Dandy, Ancaman Hukuman Bisa Tambah Berat
-
Mario Dandy Akan Disidangkan di PN Jaksel, untuk AG Sidang Digelar Tertutup
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Jelang Libur Idul Adha, Promo Alfamart Bikin Kalap: Sosis Korea Rp5.900 hingga Kanzler Murah
-
Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras: Nekat Titip Siswa di Sekolah Maung, Kepsek Langsung Dipecat
-
Diduga Gara-gara Kopi, Menantu di Empat Lawang Tega Habisi Ibu Mertua lalu Buang ke Sungai
-
Cekcok Pinjam Uang Rp600 Ribu Berujung Maut, Misteri Jasad Wanita di Pohon Melinjo Terungkap
-
Polisi Ungkap Motif Keji di Balik Temuan Jasad Wanita di Cipocok Jaya Serang
-
PTBA Sabet Diamond PROSPER A IRCA 2026, Perkuat Budaya Kepatuhan dan Tata Kelola
-
Masjid Al Afghani Tak Kunjung Rampung, DPRD Sukabumi Desak Dinas Perkim Transparan Soal Anggaran
-
Review 5 Sepatu Lari Lokal yang Katanya 'Tiru' Brand Luar, Mirip atau Beda Jauh?