Seorang pemuda diduga dihajar hingga kejang-kejang oleh seorang pengendara motor diduga gegara bersenggolan. Bukannya cepat ditolong, pria itu malah menjambak rambut pemuda dalam kondisi terkapar dan kejang-kejang di pinggir jalan.
Peristiwa dugaan penganiayan itu sempat terekam video amatir dan viral di media sosial.
Dilihat dalam video yang diunggah akun Instagram, @andre_lelanang, tampak pemuda yang mengenakan flanel meminta maaf kepada pengendara yang mengenakan helm putih. Dalam video itu, pemuda itu sempat menangis dan mencium tangan pria untuk meminta maaf atas peristiwa senggolan saat berkendara di jalan.
Berdasar narasi dalam video itu, peristiwa tersebut terjadi di depan kantor BPJS Sangkuriang, Cimahi pada Rabu (19/4) siang tadi. Walau sudah memita maaf sembari menangis, pemuda itu tetap diduga tetap dipukul hingga kejang-kejang.
Dalam video itu, pria yang mengenakan helm itu sempat menjambak rambut pemuda itu yang masih dalam kondisi kejang-kejang di samping sepeda motor matik.
"Diduga karena bersenggolan, si pemuda sudah meminta maaf, tapi tetap dihajar sampe kejang, meskipun sudah terkapar tetap ditarik rambutnya," demikian keterangan dalam video itu.
Video pria yang menjambak pemuda yang kejang-kejang diduga akibat dianiaya itu menjadi sorotan warganet. Bahkan, rata-rata wargenet murka dan meluapkan kecaman dan komentar pedas atas peristiwa itu. Saking geramnya, ada warganet mendoakan pemotor yang diduga menganiaya pemuda itu segera berlebaran di penjara.
"Gak punya hati tuh orang," geram seorang warganet.
"Kurang ajar, udah kejang-kejang tapi masih dijambak, gila. Tangkap itu pelaku. Info korban ditunggu min," timpal warganet lainnya.
Baca Juga: Ambil Wudu saat Bagikan Sajadah di Musala, Denny Sumargo Minta Didoakan Dapat Hidayah
"Semoga bapaknya lebaran di sel, aamiin," tulis warganet yang lain.
Berita Terkait
-
Rekam Momen Mudik, Driver Ini Ikut Mewek Gegara Ingat Keluarga: Ya Tuhan Saya Ingin Begini
-
Nyesek! Diberi Kue Tetangga, Wanita Ini Malah Difitnah Jual Diri oleh Suami Sendiri
-
Pria Nganjuk vs SPBU Soal Bayar Rp 30 Ribu tapi 'Cuma' Dapat 1 Liter Pertalite
-
Teriak Kata Kotor Saat Dikawal Patwal Tembus Kemacetan Cawang-Pancoran, Polri Klaim Telusuri Identitas Pelaku
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim