Lucinta Luna menceritakan soal pengalamannya selama meringkuk di penjara. Lantaran mengaku sebagai hiperseks, selebgram transgender yang sempat terjerat kasus narkoba itu blak-blakan menggunakan selang air demi menyalurkan hasrat seksnya selama berada di penjara.
Cerita diungkapkan Lucinta Luna di depan Nikita Mirzani dalam channel YouTube Nexera Entertainment yang tayang, beberapa waktu lalu.
Lewat acara itu, Lucinta Luna mengaku tak bisa membendung hasratnya untuk bersenggema di penjara. Pasalnya, dia mengaku setiap hari rutin berhubungan intim sebelum masuk ke bui.
"Habis gimana ya, pas banget masuk penjaranya di penjara wanita. Sedangkan aku kebutuhan seksnya itu kan benar-benar ngerasa kayak sehari aja harus tiga atau empat (kali berhubungan intim) supaya aku bisa puas," kata Lucinta Luna seperti dikutip dari Suara.com, Rabu (10/5).
Lucinta Luna mengaku memutar otak agar hasrat seksualnya bisa disalurkan. Bahkan, Lucinta Luna terpaksa menggunakan selang air demi memuaskan libidonya di penjara.
"Tapi karena enggak ada sama sekali, terpaksa aku main pakai selang yang ada airnya. Ya intinya aku kayak gitu aja, putar otak lagi, selama setahun lah aku ngerasa-nya kayak gitu. Setelah bebas, ya udah pembalasan dendam," ujarnya.
Selama setahun di penjara, Lucinta Luna mengaku mendapatkan hikmah dari wejangan yang disampaikan napi senior padanya.
"Dia selalu nasihatin aku, sayang banget sama aku, Luna, kasusmu itu cuma ecek-ecek, tapi karena kelakuan kamu baik, kamu enggak ngapa-ngapain, enggak ngerokok, enggak main handphone, banyak orang yang keluar masuk (penjara) karena enggak punya prinsip," kata Lucinta Luna.
Setelah bebas dari penjara, Lucinta Luna berkata bahwa dirinya langsung bertobat dan bertekad untuk menjadi lebih baik.
"Hikmah yang aku ambil sekarang ini adalah aku ingin menjadi orang yang lebih baik lagi, aku enggak mau jadi orang yang terjerumus ke jalan yang sesat," kata dia.
(Sumber: Suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Takut Mati karena Belum Tobat, Lucinta Luna Justru Minta Dimakamkan Sebagai Perempuan: Intinya Cuma Aku dan Tuhan yang Tahu
-
Dendam Aibnya Pernah Dibuka Nikita Mirzani, Lucinta Luna: Itu Gak Boleh, Kalo Kata Kak Seto Kita Punya HAM
-
Siap Balaskan Dendam ke Antonio Dedola, Lucinta Luna ke Nikita Mirzani: Kucabik-cabik Ya Si Toni
-
Tak Cemburu, Nikita Mirzani Ikhlas Antonio Dedola Diicip-icip Lucinta Luna
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Podcast Tiga Dara: Jakarta untuk Perempuan, Sudah Jadi Ruang Aman atau Belum?
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dipertanyakan, Kuasa Hukum Singgung Putusan Pengadilan
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku