Tak terima istrinya, Selvi Ananda dilecehkan yang ditawar menjadi budak seks, putra suling Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dengan lantaran memberikan ultimatum kepada pelakunya.
Sikap itu disampaikan Gibran lewat akun Twitter miliknya, belum lama ini. Aksi pelecehan terhadap Selvi berawal saat Gibran angkat bicara soal video Mario Dandy yang melepas-memasang borgol sendiri. Terkait cuitan itu, Gibran menyindir sikap Polda Metro Jaya yang menyebut jika video Mario Dandy adalah hasil editan.
"Masa sih," cuit dia dalam akun Twitter @gibran_tweet seperti dikutip dari Suara.com.
Namun, cuitan sindirian Gibran soal video borgol Mario Dandy dibales seorang netizen. Namun, cuitan balasan netizen itu justru melecehkan istri Gibran Selvi Ananda
"@gibran_tweet cil istri lo boleh juga lah ya jadi budak sex," kata akun Klasik Pianda @p40812.
Tak sudi dengan istrinya dilecehkan, Gibran pun memberikan ultimatum kepada netizen itu. Bahkan, Gibran mengancam akan menangkap pelaku yang mengejek istrinya.
"Kurangin dikit lah yg kayak gini. Ntar diciduk nangis," balas Wali Kota Solo itu dengan nada mengancam.
Sontak cuitan Gibran pun disorot dan dihujani beragam komentar netizen. Kebanyakan netizen mendukung langkah Gibran untuk memproses secara hukum pelaku yang telah menghina istrinya itu.
"Mas, cari ciduk aja admin-admin modelan seperti itu. Sebagai orang Solo, sangat mendukung langkah hukum diambil agar bisa jadi efek jera untuk pelaku dan pelajaran buat netizen lainnya," tulis seorang netizen.
"Laporkan dong ini sudah kurang ajar. Sabar boleh tapi kasih efek jera @gibran_tweet," timpal yang lainnya.
"Laporkan saja sudah! Semakin jenengan diam maka akan semakin banyak yang akan seperti ini!" tambah lainnya lagi.
(Sumber: Suara.com)
Berita Terkait
-
Sebut Video Mario Dandy Lepas-Pasang Borgol Hasil Editan, Gibran Tak Percaya Klaim Polda Metro, Netizen: Dicengin Anak Presiden
-
Kritik Telak Farhat Abbas Jelang 2024: Minta Gibran Nikmati Kekuasaan Sesuka Hati, Jokowi Jangan jadi Timses Capres!
-
Jokowi Bersorak Kegirangan, Ekspresi Datar Gibran saat Timnas Indonesia Cetak Gol ke Gawang Thailand Disorot: Mas Wali Kalah Taruhan?
-
Syok Gegara Gibran Pamer Foto Keluarga, Warganet Auto Istigfar: Ya Allah Tobat
-
Koar-koar Siap Beri Bantuan Hukum ke TikToker Bima, Gibran Tantang Giring PSI: Samperin Dong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026