Seorang anak penyandang disabilitas berinisial TA (10) bernasib tragis. Anak difabel itu tewas terpanggang saat permukiman warga di Jalan Swadaya RT 05/RW 05, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur dilalap si jago merah, Jumat (2/6).
Kasie Ops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan insiden kebakaran yang juga menghanguskan delapan rumah itu terjadi sekitar pukul 04.29 WIB.
Petugas Damkar yang tengah memadamkan api menemukan jenazah terjebak di ruang tamu rumah, dengan kondisi tertimpa puing bangunan.
"Korban satu orang anak perempuan, diduga korban berusaha melarikan diri, tapi tertimpa atap rumah, dan ditemukan tergeletak posisinya di ruang tamu," kata Gatot.
Usai dievakuasi petugas Damkar, jenazah langsung dibawa pihak Kepolisian Unit Reskrim Polsek Cakung ke Rumah Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut.
Berdasarkan dugaan sementara, penyebab kebakaran tersebut karena korek api yang dimainkan anak TA.
"Dari salah rumah kontrakan pemilik bu Dania terlihat api membesar dari kamar. Korban merupakan penyandang disabilitas yang sering ditinggal ibunya, Dania. Anaknya suka bermain api dengan membakar sesuatu," jelas Gatot.
Proses pemadaman sempat terhambat karena akses jalan menuju lokasi yang tidak bisa dilalui mobil pemadam. Terkait jumlah kerugian akibat kebakaran, Gatot memperkirakan nilainya mencapai Rp700 juta.
"Alhamdulillah api bisa dipadamkan sekitar pukul 06.02 WIB, dengan jumlah personel yang dikerahkan 60 orang, serta 12 mobil pemadam," kata Gatot.
(Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Kecam soal Santunan Bersyarat Rp10 Juta, Keluarga Korban Kebakaran Plumpang Sebut Pertamina Tak Manusiawi: Saudara Kami Bukan Ayam!
-
Heboh Emak-emak Tak Sudi Dimarah-marahi saat Minta Nasi Bungkus di Posko Kebakaran Plumpang: Saya Sih Bukan Korban, Cuma...
-
Tewaskan Belasan Orang, Jokowi Perintahkan Erick Thohir Relokasi Rumah Warga Korban Kebakaran Pertamina Plumpang: Ini Zona Berbahaya!
-
BREAKING NEWS! Kebakaran di Depo Pertamina Plumpang Tewaskan 14 Orang
-
Gedung Kemenkumham Kebakaran, Lokasi Kobaran Api Diduga Berada di Lantai 5 Ruang Kerja Menteri Yasonna
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan