Lina Mukherjee kembali berulah usai urung ditahan polisi walau berstatus tersangka dalam kasus penistaan agama terkait konten makan babi yang diawali dengan baca 'Bismillah'. Kekinian, Lina Mukherjee sesumbar mengaku betah saat berada di kantor polisi.
Pernyataan itu diungkap Lina Mukherjee saat menjawab pertanyaan netizen dalam siaran langsung alias live di akun TikTok pribadinya, belum lama ini.
Saat berjualan di TikTok-nya, Lina Mukherjee sempat ditanya seorang netizen terkait kasusnya yang ditangani di Polda Sumatera Selatan.
Menjawab pertanyaan itu, Lina awalnya mengaku jika polisi tak melakukan jemput paksa kepadanya.
"Ngapain dijemput, aku nanti ke Polda sendiri," ujar Lina Mukherjee seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (3/6).
Dalam live TikTok itu, Lina Mukherjee merasa betah di kantor polisi dan merasa tak masalah dijebloskan ke penjara.
"Di kantor polisi aku betah banget guys. Aku dikasih makan lima kali loh satu hari. Kayaknya enggak apa-apa aku ditahan deh," ujarnya.
Bahkan, sang Selebgram mengungkap alasan betah di kantor polisi karena ada petugas yang mirip aktor Bollywood kesukaannya, Shah Rukh Khan.
"Jadi aku betah di sana. Jadi aku merasa nyaman banget di kantor polisi," katanya.
Baca Juga: Tantang Haters Blokir Akun Medsosnya, Inara Dicap Cuma Haus Pujian
Ucapan Lina Mukherjee mengundang reaksi netizen. Bahkan, ada yang menduga jika Selebgram pecinta Bollywood itu menyuap polisi hingga diperlakukan spesial.
Akan tetapi, Lina membantah tudingan itu, karena ia mengaku tak punya duit untuk menyuap aparat.
Curhatan Lina Mukherjee soal pengalamannya di penjara itu membuat warganet makin menghujatnya. Ini karena dia terdengar sombong dan tidak takut dipenjara.
"Hati hati mbak ucapan doa," tulis seorang netizen.
"Biasanya begitu kalau dah keluar sombongnya minta ampun kemarin waktu di polda nunduk terus terus sakit lagi," timpal yang lain.
"Seneng dipenjara kok nangis-nangis kemarin?" sindir yang lainnya lagi.
Berita Terkait
-
Lina Mukherjee Ungkit Kasus KDRT Rizky Billar, Lesti Kejora Dicap Cewek Gatel
-
Mendadak Kere Gegara Kasus Makan Babi, Lina Mukherjee Curhat Sulit Tagih Utang Orang: Ya Allah Kenapa Aku Nemu Manusia Begini
-
Sebut Makan Babi Tak Haram, Nikita Mirzani Bela Lina Mukherjee: Berarti Gue Dilaporin Dong?
-
Urung Ditahan Kasus Konten Makan Babi Diawali Bismillah, Muka Pucat Lina Mukherjee Disorot: Ah Akting!
-
Lega Kembali Dilepas Polisi, Lina Mukherjee Ucap Syukur: Alhamdulillah!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Investigasi Kemenhub Ungkap Bus ALS Tak Miliki Izin Operasi
-
Spesifikasi POCO C81 Pro: HP Murah Sejutaan Layar Luas dengan Penyimpanan UFS 2.2
-
Emiten PSGO Raup Pendapatan Tembus Rp2,55 Triliun, Ini Pendorongnya
-
Marc Klok Persilakan Bobotoh Hadir, Jakmania Layangkan Protes Keras ke Erick Thohir
-
Tak Perlu Brand Luar! Ini 5 Sepatu Lokal Paling Ikonik yang Wajib Ada di Rak Anda
-
4 Padu Padan OOTD Outerwear ala Seonghyeon CORTIS, Buat Look Makin Chill
-
Persija Punya Modal Berharga Buat Bongkar Pertahanan Persib Bandung
-
Diduga Kelelahan dan Serangan Jantung, Satu Jamaah Haji Asal Kulon Progo Wafat di Mekkah
-
Donald Trump Serang FIFA: Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan!
-
VIDA Luncurkan ID FraudShield, Teknologi AI untuk Deteksi Penipuan Identitas dan Deepfake