Lina Mukherjee bersyukur karena dilepas lagi polisi setelah sempat ditahan atas kasus penistaan agama. Ucap syukur karena bisa pulang ke rumah itu diungkapkan Lina Mukherjeee lewat Instagram Story-nya.
"Alhamdulillah sujud syukur balik rumah. Alhamdulillah Cimot dan Jacky (asisten)," tulis Lina Mukherjee seperti dikutip dari Suara.com, Kamis (4/5).
Saat dikonfirmasi, selebgram yang bikin geger karena makan babi pakai baca Bismillah itu pun mengakui diizinkan pulang oleh polisi
"Aku sudah diizinkan pulang hari ini. Tapi baru bisa pulang ke Jakarta besok," ujar Lina Mukherjee.
Wanita pecinta Bollywood itu pun merasa lega karena tak jadi meringkuk di ruangan tahanan meski telah berstatus tersangka di Polda Sumatra Selatan (Sumsel).
"Alhamdulillah, masya Allah," tutur Lina Mukherjee.
Lina Mukherjee sebelumnya sempat ditahan buntut bikin konten makan babi dengan diawali Bismillah.
Penahanan itu diakui oleh Lina Mukherjee saat menjalani pemeriksaan sebagai tersangka terkait kasus dugaan penistaan agama di Polda Sumatra Selatan (Sumsel), kemarin.
"Polisi bilang aku ditahan, dan dijadikan tersangka juga," kata Lina Mukherjee kepada Suara.com Rabu malam.
Menurut Lina Mukherjee, penyidik menahan dirinya dan menjadikannya tersangka berdasarkan pernyataan MUI bahwa apa yang dilakukan Lina adalah bentuk dari penistaan agama.
"Aku enggak tahu ditahannya sampai kapan. Yang pasti aku sekarang enggak boleh pulang," ucap Lina Mukherjee.
Lina Mukherjee mengaku syok lantaran merasa tak percaya dirinya langsung dijadikan tersangka dan ditahan.
"Aku jelasin ke penyidik kayak enggak ada arti. Pengacara aku juga kaget," tutur Lina Mukherjee.
Diketahui, buntut bikin konten memaka babi sembari Bismillah, Lina Mukherjee akhirnya dipolisikan. Pelapor kasus Lina itu adalah seorang Ustaz bernama M Syarif Hidayat.
Pelaporan itu disampaikan Ustaz M Syarif Hidayat di Polda Sumatra Selatan, Rabu (15/3) lalu. Dalam laporannya, Lina Mukherjee dituding telah melakukan penistaan agama terkait videonya saat memakan babi.
(Sumber: Suara.com)
Tag
Berita Terkait
-
Resmi Ditahan Gegara Baca Bismillah saat Bikin Konten Makan Babi, Lina Mukherjee Syok: Aku Gak Tahu Ditahan Sampai Kapan
-
Heran jadi Tersangka Kasus Konten Makan Babi, Lina Mukherjee Ungkit Ucapan Pelapor: Pak Ustaz Tak Tuntut Apa-apa Selain Minta Maaf
-
Bela Lina Mukherjee yang Kerap Bikin Sensasi, Sang Pacar Singa Medan: Jadi Hiburan Buat Saya
-
Emosi Gegara Adiknya Nikah Duluan, Dalih Lina Mukherjee Nekat Makan Babi buat Jatuhi Nama Ayahnya yang Ustaz
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Olahraga Ringan saat Puasa untuk Jaga Stamina, Tubuh Tetap Sehat Selama Ramadan
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Bukan Hanya Ganti Oli, Motul Ajak Pemilik Motor Tingkatkan Standar Servis
-
Bunga Sartika Mundur Usai Polemik Spill Skincare, Tasya Farasya Disalahkan?
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Isuzu Indonesia Incar Market Share Lebih dari 30 Persen Tahun 2026
-
Di Tengah Ramadan: Sekolah Rusak Direnovasi, Ratusan Siswa Sumatra Kembali Belajar Berkat Donasi Ini
-
Pascal Struijk Lebih Pilih Inggris Ketimbang Timnas Indonesia Andai Gagal Bela Belanda
-
Ketika Seragam Mengaburkan Empati: Tragedi Tual dan Psikologi Kekuasaan
-
Jepang Dilarang Iri, Timnas Indonesia Lebih Hebat dari Raksasa Asia dalam Aspek Ini