Sebuah rumah kontrakan di Perumahan Villa Mutiara Gading Jalan Piano IX No. FV/5 Setia Asih, Tarumajaya, Bekasi Regency, Bekasi diduga menjadi markas sindikat penjualan ginjal manusia. Kasus itu terungkap setelah polisi menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dihuni para pelaku pada Senin (19/6) lalu.
Sontak, kasus tersebut membuat geger warga sekitar. Diduga, rumah kontrakan itu menjadi markas para pelaku yang diduga menjual ginjal manusia ke Kamboja.
Nuraisyah (44) istri Ketua RT sempat menceritakan detik-detik rumah kontrakan tersebut saat digerebek polisi. Menurutnya, peristiwa penggerebekan itu terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari.
Dia mengaku sang suami sempat dikabarkan aparat kepolisian yang mencurigai penghuni rumah kontrakan tersebut. Sang suami yang juga ketua RT diminta untuk memantau gerak-gerik para penghuni rumah itu.
Tak lama, rumah kontrakan itu akhirnya digerebek pihak berwajib.
"Dua hari sebelum penangkapan, itu udah ada laporan dari pihak kepolisian kalau rumah ini ada yang dicurigain. Besoknya kami cek gak ada, kosong rumahnya, besoknya ngecek tidak ada lagi,” kata Nuraisyah seperti dikutip dari Bekaci.suara.com--jaringan Suara.com, Selasa (20/6).
Nuraisyah mengatakan jika suaminya langsung mengabari anggota polisi setelah mengetahui ada aktivitas di rumah tersebut pada Minggu (18/6) lalu.
“Nah sore pas magrib ada dia, setelah ada itu langsung penggrebekan dan dilakukan penangkapan,” katanya.
Akan tetapi, Nuraisyah mengaku tak tahu persis kasus apa sehingga penghuni rumah itu menjadi target penangkapan polisi. Dia hanya mendapat kabar jika orang yang menempati rumah itu terlibat masalah besar.
Baca Juga: Tampil Seksi dan Ngangkang di Sekolah Anaknya, Adab Nikita Mirzani Disorot: Ya Allah...
“Gak tau saya (kasus apa). Polisi juga gak ngasih tau curiganya karena kasus apa, kami disuruh ngecek aja, karena ada masalah besar katanya polisi ga ngasih tau apa-apanya,” ujarnya.
Dia pun mengungkapkan jika penghuni kontrakan itu berjumlah sekitar empat orang. Walau sudah tinggal sejak empat bulan lalu, warga baru itu belum pernah sekalipun melapor.
"Ya ada laki-laki ada perempuan juga, karena dia gak lapor, jadi saya juga gak tau," katanya.
Namun, Nuraisyah mengaku jika warga baru itu cenderung tertutup. Menurutnya, para penghuni kontrakan itiu hanya terlihat pada malam hari.
"Paling di dalam aja, paling kalau malem mereka ada duduk di luar di teras. Yang saya lihat sih tiga empat orang,” kata dia.
Terpisah, Kapolres Metro Bekasi, Kombes Twedi Aditya Bennyahdi mengatakan, kasus tersebut kini telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
“Sudah di Krimum (Kriminal Umum) semua, yang punya hak kan Polda. Silakan dikonfirmasi ke sana,” kata Twedi saat dikonfirmasi.
(Sumber: Bekaci.suara.com)
Berita Terkait
-
Heboh Kontrakan di Bekasi Jadi Penampungan Penjualan Ginjal Manusia, Tetangga Ungkap Fakta Ini
-
Perusahaan Pengepul Oli Diduga Jadi Biang Pencemaran Sungai Cilemahabang Bekasi
-
Tanpa Dosa, Ecky Listiantho Ucap Cintai Angela, Korban yang Ia Bunuh, Mutilasi Lalu Dikuras Hartanya
-
Tampang Pelaku Mutilasi Angela, Ecky Listiantho Saat Memohon Belas Kasihan di Depan Majelis Hakim
-
Incar Tukang Ojek Pangkalan, Pelaku Begal di Tambun Tewas Diamuk Massa
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN