Hasnaeni alias 'Wanita Emas' yang kini berstatus terdakwa dalam kasus korupsi diketawai oleh majelis hakim saat mengajukan diri sebagai tahanan kota. Hal itu terungkap dalam video yang beredar di media sosial, baru-baru ini.
Diketahui, Hasnaeni selaku Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (MMM) kini menjalani sidang setelah tersandung kasus dugaan korupsi penyimpangan dana PT Waskita Beton Precast Tbk yang ditangani Kejaksaan Agung.
Dilihat dalam unggahan akun Instagram, @terangmedia, Hasnaeni tampak menangis sesegukan saat memohon untuk menjadi tahanan kota.
"Kalau Yang Mulia berkenan, saya diberi tahanan kota, Yang Mulia," kata Hasnaeni seperti unggahan video dikutip pada Minggu (2/7).
Sambil terisak, Si wanita mengaku sudah tak kuat berada di penjara.
Di depan hakim, Hasnaeni curhat jika tak betah berada di penjara karena setiap hari harus tidur di lantai.
"Saya sudah tidak kuat di tahanan Yang Mulia. Saya dari 24 jam, hanya delapan jam dibukakan kunci tahanannya, Yang Mulia. Dan saya tidur dilantai setiap hari," sambungnya.
Mendengar curhatan Hasnaeni, majalis hakim tertawa. Hakim pun menyebut jika kondisi di penjara memang seperti itu.
"Iya, semua orang ditahan itu tidurnya di tempat apa, bu. Kecuali ada kamar khusus ya, tanda kutip," kata Hakim sembari tertawa.
Dalam video itu, disebutkan jika majelis hakim menolak nota pembelaan yang diajukan Hasnaeni selaku terdakwa kasus korupsi PT Waskita Beton Precast Tbk.
Sontak, video Hasnaeni yang curhat tak kuat berada di penjara dan mengajukan diri sebagai tahanan kota menjadi sorotan netizen dan dihujani beragam komentar. Namun, Hasnaeni menjadi bahan olok-olokan netizen atas curhatannya di sidang tersebut.
"Drama terus ni si ibu padahal hidup enak-enak aja dipenjara, ada kasur tv wifi,wkwkwkk," tulis netizen.
"Hakim : Ooo tidak bisa enak aja request request!" timpal yang lain.
"Masih cakep dandanan nya bu walau dipenjara," sindir netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Laporkan Firli Bahuri Lantaran Diduga Bocorkan Dokumen Kasus Korupsi, Eks Pimpinan KPK Ini Malah Dimarah-marahi Dewas
-
Praktik Korupsi ASN Kementerian ESDM Terbongkar! Salah Ketik jadi Modus Tilap Tukin Berlipat-lipat
-
Ngaku Diperkosa Ketua KPU, Hasnaeni Si Wanita Emas Ternyata Sebar Berita Bohong: Saya Depresi
-
Si Wanita Emas Berontak, Hasnaeni Menangis Histeris saat Ditahan Kejagung
-
Resmi! Kejagung Tahan Surya Darmadi Tersangka Kasus Korupsi Rp78 Triliun
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali