Suara.com - Diiringi denting suara piano yang dimainkan Hazim Suhadi, suara mezzo-soprano Heny Janawati mengalun lembut membawakan lagu-lagu Bali seperti Sekar Sandat, Keropak Wayang, Calonarang, Macimpedan, Taksuning Tapel.
Penampilan 30 penyanyi dari The Resonanz Children Choir, menyempurnakan pertunjukan bertajuk "Ngiring Matembang Bali" yang digelar di auditorium Galeri Indonesia Kaya, Minggu (20/7/2014) sore itu.
Selama satu setengah jam, puluhan penonton dibawa hanyut oleh suara emas Heny yang membawakan lagu-lagu Bali dalam teknik opera. Alunan musik khas Bali, Bleganjur yang mengiringi sebuah prosesi yang menampilkan seluruh pengisi acara di mengawali penampilan kedua Heny Janawati di Galeri Indonesia Kaya. Dan kali ini Heny mengemas pertunjukannya secara unik tanpa meninggalkan unsur kebudayaan Indonesia.
“Saya sangat antusias ketika kembali diajak untuk menampilkan lagu-lagu Bali dengan teknik opera. Ini menjadi tantangan sendiri bagi saya untuk mendekatkan masyarakat dengan musik klasik yang belum terlalu akrab di telinga masyarakat dan semoga penampilan ini bisa memberikan warna baru dalam menikmati warisan musik Indonesia,” ujar Heny Janawati.
Heny Janawati, penyanyi kelahiran Bali ini mendalami olah vokal di University of British Columbia, Vancouver, Kanada. Ia merupakan satu-satunya orang Bali yang menerima pendidikan di bidang opera. Setelah kembali ke Tanah Air di tahun 2013, Heny menikmati perannya sebagai dosen musik, penyanyi concert dan instruktur vokal di Staccato Bali Vocal Technique & Performing Art.
Heny juga aktif diundang sebagai solis dalam beberapa konser musik klasik yang diselenggarakan di Jakarta dan mulai mensutradarai pementasan Opera Scene di Indonesia.
“Heny Janawati merupakan salah seorang penyanyi opera yang berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia dengan suara emasnya. Kecintaannya kepada Indonesia membawanya kembali ke tanah air dan mendedikasikan diri untuk kemajuan musik klasik Indonesia," ujar ,” ujar Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation dalam rilis yang diterima suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bukti Cinta, DJ Bravy Bikin Tato Wajah Anak Erika Carlina
-
Fenomena Krisis Ojol Ternyata Ini Penyebabnya: Kapitalisme Tingkat Dewa
-
Cindy Rizky Aprilia Diduga 'Jual' Jadwal Jaga Malam, Demi ke Jepang Bareng Suami Maissy?
-
Midnight Diner Masih Ada di Netflix, Tontonan Peredam Stres Sehabis Kerja
-
Gebrakan Iva Deivanna: Dari Panggung Musik, Kini Siap Taklukkan Layar Lebar lewat 2 Film Sekaligus
-
Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
-
Selisih Harganya Fantastis! Drone Shahed Iran Rp320 Juta vs Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
K-Pop Bertemu Koplo, Uniknya Akulturasi Budaya di Film Terbaru Sheryl Jesslyn
-
Dibuang ke Panti Jompo setelah Besarkan Anak, Kisah Pilu Nirina Zubir di Film Jangan Buang Ibu
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV