Suara.com - Hari ini, 23 tahun yang lalu, Rena Matsui lahir di Toyohashi, Perfektur Aichi, Jepang.
Rena Matsui adalah anggota dari kelompok grup idola Jepang SKE48, yang juga merangkap sebagai anggota Nogisaka46. Awalnya, dia bergabung dalam Tim S SKE48, namun, sejak bulan April 2013, Rena didapuk sebagai kapten Tim E. Selain tampil bersama SKE48, gadis manis ini juga kerap diikutsertakan untuk menyanyikan single-single AKB48.
Rena adalah satu dari 22 kontestan yang lulus saat SKE48 dibentuk pertama kali pada tahun 2008. Rena dan 21 kontestan itu dipilih dari total 2.670 pelamar. Berkat lagu Sakura no Hanabiratachi yang ia nyanyikan saat audisi, Rena yang kala itu masih berusia 16 tahun pun terpilih menjadi tim inti.
Pertunjukan pertama SKE48 digelar pada 5 Oktober 2008. Sejak saat itulah nama Rena mulai dikenal. Bersama Jurina Matsui, Rena sering dijadikan penampil sentral dalam konser-konser SKE48 selanjutnya.
Pada 4 Maret 2009, Rena, juga bersama Jurina, terpilih sebagai anggota senbatsu yang menyanyikan lagu utama singel ke-11 AKB48, 10nen Zakura. Rena juga terpilih menjadi salah satu yang menyanyikan singel AKB48 lainnya seperti Iiwake Maybe, Namida Surprise, hingga Ponytail to Shushu.
Selain menyanyi, Rena juga menjajal kemampuannya di jagat akting. Debutnya di layar televisi adalah dengan serial drama Majisuka Gakuen di tahun 2010. Lalu, ia juga membintangi drama omnibus Anata no Shiranai Sekai. Namun, baru pada tahun 2013, ia mendapatkan peran utama, yakni dalam drama Hoso Hakubutsukan Kiki Ippatsu yang ditayangkan televisi NHK. Di drama tersebut, Rena beradu akting dengan anggota AKB48 Sayaka Akimoto.
Gadis bertinggi badan 162 sentimeter itu sangat suka makanan pedas. Tapi, ada catatan penting bagi pemuda yang berkesempatan mengajaknya berkencan. Jangan sekali-kali mengajaknya makan ke restoran penyaji menu makanan dari daging, karena dia tidak suka daging.
Konon, Rena juga disebut-sebut sebagai anggota grup idola yang paling sabar. Tingkat kesabarannya ada di urutan kedua setelah anggota lainnya, Oshima Yuko.
Dalam sebuah wawancara dengan Shin Domoto Kyodai, Rena mengaku sangat senang jika mendapat peran di film-film bertemakan misteri seperti kisah hantu. Teman-temannya mengaku, jika bangun pagi, dengan rambut terjuntai menutupi wajahnya, Rena mirip sekali hantu-hantu yang ada di film horor Jepang. Tak heran, dirinya beberapa kali mendapat peran hantu di beberapa film hanti seperti Gingham Check dan AKB48 Konto "Bimyo".
Baca juga: Seohyun SNSD, Atsuko Maeda AKB48
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Sopir Taksi Ketemu Vidi Aldiano, Diberi Segepok Uang Rp7 Juta untuk Mudik
-
Biasanya Tegar, Tangis Ayah Vidi Aldiano Pecah di Depan Sosok Ini
-
Sinopsis Phantom Lawyer dan Karakter Menarik Han Na Hyun
-
Sinopsis We, Everyday: Film Terakhir Kim Sae Ron Tentang Sahabat Jadi Cinta
-
Sinopsis Operation Fortune: Ruse de guerre, Tayang Sahur Dini Hari Nanti di Trans TV
-
Ambisi Jadi Duo Kadir - Doyok Baru, Oki Rengga dan Lolox Berduet di Film Tiba-Tiba Setan
-
Disney Siapkan Serial Live-Action Tinker Bell Berjudul Tink
-
Sebuah Ironi? 5 Aktor Legendaris yang Belum Pernah Masuk Nominasi Oscar
-
Strategi Marketing Nyeleneh Aldi Taher Jualan Burger, Catut Nama Mahalini hingga Juicy Luicy
-
Ingat Lagi Kontroversi Film Tanda Tanya dan Pembelaan Hanung Bramantyo