Entertainment / Music
Selasa, 16 Juni 2026 | 18:58 WIB
Band-band terpilih di ajang Jakarta Indiesphere akan menggetarkan panggung Livehouse, M Bloc Space, Jakarta Selatan pada 28 Juni mendatang, memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp70 juta. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Jakarta Indiesphere 2026 membuka pendaftaran kompetisi bagi musisi independen untuk menampilkan karya orisinal tanpa bantuan kecerdasan buatan.
  • Finalis terpilih akan berkompetisi di Livehouse, M Bloc Space, Jakarta Selatan pada 28 Juni demi memperebutkan hadiah Rp70 juta.
  • Para peserta wajib menyertakan bukti identitas warga DKI Jakarta serta mengikuti program pembekalan materi dalam tahap band camp.

Suara.com - Skena musik independen ibu kota bersiap menyambut gelombang baru.

Ajang pencarian talenta musik paling bergengsi, Jakarta Indiesphere 2026, resmi membuka pendaftaran bagi para musisi yang berani menyuarakan kegelisahan dan kreativitas mereka lewat karya orisinal.

Bukan sekadar kompetisi biasa, Jakarta Indiesphere hadir sebagai "melting pot" atau titik temu bagi para pegiat seni independen.

Puncaknya, band-band terpilih akan menggetarkan panggung Livehouse, M Bloc Space, Jakarta Selatan pada 28 Juni mendatang, memperebutkan total hadiah fantastis senilai Rp70 juta.

Dengan semangat "Jakarta's next indie breakthrough could be happening right now," ajang ini berkomitmen menemukan identitas musikal yang segar dari sudut-sudut kota.

Tak main-main, deretan nama besar di industri musik nasional turun gunung untuk menjadi kurator dan juri.

Nama-nama seperti Arden Wiebowo, Ryan Kampua, jurnalis musik senior Hasief Ardsiansyah, Stella Gareth, Brian Kresno Putro, pengamat musik David Tarigan, Muhammad Fauzan Lubis, hingga Endah Widiastuti (Endah N Rhesa) siap menyaring talenta terbaik.

Endah Widiastuti mengaku sangat antusias melihat potensi band-band baru yang akan muncul. Ia menyoroti adanya program band camp bagi para finalis sebagai nilai tambah yang krusial.

"Saya melihat program band camp dan pendalaman materi ini sangat menarik. Band akan dibekali ilmu untuk mengembangkan potensi mereka di skena musik masa depan yang memang menuntut kreativitas tinggi," ujar Endah.

Baca Juga: Iwan Fals, Dewa 19, dan NDX AKA Bakal Ramaikan +62 Coffee R-I Fest 2026

Bagi para musisi yang ingin bergabung, Jakarta Indiesphere 2026 menetapkan standar tinggi pada aspek orisinalitas.

Peserta, baik solois maupun band, wajib mengirimkan minimal satu lagu orisinal dalam format MP3/WAV (minimal 320 kbps) serta video penampilan langsung (live perform).

Ada satu aturan tegas yang menjadi sorotan: Seluruh karya harus 100% buatan manusia.  Penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dalam proses penciptaan lagu dilarang keras.

Selain itu, minimal satu personel harus memiliki KTP DKI Jakarta sebagai representasi identitas ibu kota.

Jakarta Indiesphere 2026 tidak hanya memanjakan telinga. Acara ini dirancang menjadi perayaan budaya independen yang utuh.

Pengunjung nantinya bisa menikmati pameran buku karya penulis independen, sesi bincang literasi, pemutaran film pendek pilihan, hingga diskusi mendalam bersama sineas independen tanah air.

"Jakarta Indiesphere percaya bahwa setiap karya memiliki cerita dan setiap kreator berhak menemukan audiensnya," tulis penyelenggara dalam keterangan resminya.

Pendaftaran kini telah dibuka secara daring. Bagi Anda yang memiliki karya orisinal dan siap menjadi bagian dari ekosistem kreatif Jakarta, segera lengkapi persyaratan dan daftarkan diri melalui situs resmi di www.jakartaindiesphere2026.com.

Siapkan instrumenmu, saatnya suara independen mengambil alih panggung utama!

Load More