Suara.com - Pengacara OC Kaligis mengatakan ibunda Marshanda, Riyanti Sofyan sengaja menyewa preman untuk menjaga Caca, sapaan Marshanda, yang berada di salah satu rumah sakit di Jakarta Pusat.
Menurut Kaligis, Caca dipaksa oleh orangtuanya untuk masuk rumah sakit walau tidak dalam keadaan sakit. Pihak lain pun, kata Kaligis, tidak diperkenankan berkunjung, kecuali 11 orang dan perawat yang ditunjuk ibu Caca.
"Siapa pun boleh mengunjungi pasien di rumah sakit sesuai jadwal apalagi diizinkan oleh pasien kecuali dalam penanganan medis berada di ruang gawat darurat. Hal ini dianggap pelanggaran hukum," katanya.
Menurut Kaligis bahwa kliennya dapat meninggalkan kamar 106 setelah mendapatkan izin dari pimpinan rumah sakit itu, pada Sabtu (2/8/2014) lalu.
Kaligis lalu melaporkan peristiwa ini ke Kapolres Metro Jakarta Pusat meminta perlindungan hukum dan memeriksa Riyanti Sofyan serta pihak terkait untuk diperiksa.
Kaligis menambahkan, kliennya tidak menderita sakit malah dipaksa untuk berobat rumah sakit, itu tentu diluar kehendaknya, jelas perbuatan tersebut pidana dan polisi berhak menyelidiki.
Sementara itu, dia menilai tindakan Riyanti sudah keterlaluan. Ini bukan karena permasalahan tidak berbakti kepada orang tua, melainkan menuntut hak sebagai anak yang sudah dewasa.
"Selama ini saya memang diam, termasuk menyangkut masalah kontrak serta honor yang diterima, tapi ketika diminta tentang keterbukaan dan hak, maka ada reaksi penolakan," kata ayah dari artis Velove Vexia itu.(Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu
-
Uang Palsu Pecahan Rp100 Ribu Beredar di Lombok, Satu Orang Jadi Tersangka
-
4 Serum Calendula yang Ampuh Pudarkan Bekas Jerawat PIE dan Lembapkan Kulit
-
'Itu Hoaks!' Pigai Tepis Isu Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih
-
Belajar dari Secangkir Americano
-
Edgy tapi Tetap Cozy, Intip 4 Ide OOTD Street Style ala Mingi ATEEZ Ini!
-
Review Viva Parfum Deluxe Melati: Wangi Lembut yang Bikin Ketagihan, Harga Rp20 Ribuan
-
Hustle Culture Adalah Jebakan, Ini Alasan Kenapa Kamu Perlu Berhenti Sejenak
-
Beda Bintang Tamu Closing Ceremony dan Halftime Show Final Piala Dunia 2026
-
Sawah Sidrap Kekurangan Air, Mobil Tangki Dikerahkan