Lifestyle / Komunitas
Minggu, 19 Juli 2026 | 13:35 WIB
BTS akan tampil di halftime show final Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Baca 10 detik
  • Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Argentina digelar di Stadion MetLife, New Jersey, pada 20 Juli 2026.
  • FIFA menyelenggarakan Closing Ceremony sebelum pertandingan serta perayaan seremonial penutupan turnamen secara global.
  • Halftime Show pertama dalam sejarah final menampilkan berbagai bintang internasional untuk menghibur penonton sekaligus menggalang dana pendidikan.

Suara.com - Final Piala Dunia 2026 akan digelar pada Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat. Selain pertandingan puncak antara Spanyol vs Argentina, FIFA menghadirkan dua segmen hiburan besar yang sangat dinantikan, yaitu Closing Ceremony sebelum kick-off dan Halftime Show yang untuk pertama kalinya hadir di final Piala Dunia.

Keduanya menampilkan deretan bintang kelas dunia, namun dengan konsep, timing, dan nuansa yang sangat berbeda.

Halftime Show: Spektakuler, Global, dan Berorientasi Pop

Halftime Show Final Piala Dunia 2026 merupakan yang pertama dalam sejarah turnamen ini.

Diproduksi oleh Global Citizen dan dikurasi oleh Chris Martin dari Coldplay, pertunjukan ini berlangsung selama sekitar 11-17 menit di tengah pertandingan.

Tujuannya tidak hanya menghibur miliaran penonton di seluruh dunia, tetapi juga menggalang dana untuk pendidikan anak dan program sosial melalui FIFA Global Citizen Education Fund.

Line-up-nya benar-benar megah dan beragam secara genre:

  • Co-headliners: Madonna, Shakira, Justin Bieber, dan BTS.
  • Penampil lain: Burna Boy, Gustavo Dudamel (konduktor New York Philharmonic dan Simón Bolívar Symphony Orchestra), PS22 Chorus featuring Coldplay, serta penampilan spesial dari karakter Sesame Street dan The Muppets.

Kombinasi ini menciptakan perpaduan sempurna antara pop Barat (Madonna dan Bieber), Latin (Shakira), K-pop (BTS), Afrobeats (Burna Boy), hingga elemen orkestra klasik.

Pertunjukan ini dirancang energik, visual-heavy, dan cocok untuk durasi istirahat pertandingan yang singkat.

Madonna dengan karisma legendarisnya, Shakira dengan tarian ikonik, Bieber dengan hits pop modern, dan BTS yang membawa energi fanbase global menjadi daya tarik utama.

Baca Juga: Resmi! Madonna, BTS, hingga Justin Bieber Bakal Guncang Panggung Final Piala Dunia 2026

Halftime Show lebih fokus pada hiburan massal yang cepat, penuh warna, dan mendunia. Ini mirip dengan Super Bowl Halftime Show di NFL, di mana musik menjadi bintang utama untuk menjaga momentum penonton tetap tinggi.

Closing Ceremony: Elegan, Seremonial, dan Penuh Selebriti

Berbeda dengan halftime, Closing Ceremony berlangsung sebelum pertandingan dimulai, sekitar 90 menit sebelum kick-off.

Segmen ini lebih bersifat seremonial, merayakan penutupan turnamen secara keseluruhan, menampilkan trophy, pidato, dan penampilan yang lebih “mewah” serta beragam antara musik dan selebriti.

Headliner utamanya adalah Post Malone, yang tampil dengan gaya uniknya. Ia didampingi oleh:

  • Robbie Williams
  • Laura Pausini
  • Nicole Scherzinger
  • Jennifer Hudson (menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat)
  • Penampilan spesial dari aktor Tom Cruise dan streamer IShowSpeed

Nuansa Closing Ceremony lebih formal dan emosional. Ada elemen penghargaan terhadap tuan rumah, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, perayaan pencapaian para tim, dan pesan persatuan global.

Penampilan Post Malone dan Robbie Williams membawa sentuhan pop-rock dan anthem, sementara Tom Cruise menambah glamour Hollywood. Ini bukan sekadar konser, melainkan perayaan akhir dari seluruh rangkaian Piala Dunia 2026.

Load More