Suara.com - Mulai dari udara yang terhirup hingga makanan yang dikonsumsi, tubuh Anda terpaksa terpapar oleh toksin (zat beracun yang diproduksi di dalam sel). Toksin ini pada akhirnya bisa memberikan efek buruk pada tubuh.
Kerusakan kulit, masalah pencernaan dan ketidakseimbangan hormon adalah beberapa masalah yang langsung dikaitkan pada penumpukan toksin.
Jika Anda merasa akrab terhadap pentingnya melakukan detoksifikasi (lintasan metabolisme yang mengurangi kadar racun di dalam tubuh), Anda akan tahu buah atau sayur yang berperan penting dalam proses ini.
Berikut adalah buah yang membantu proses detoksifikasi
1. Lemon
Lemon sangat kaya akan vitamin C yang membantu tubuh untuk memproduksi glutathione. Bahan tersebut merupakan antioksidan yang membantu kerja hati untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Minum air leom secara rutih setiap hari membantu hati Anda melakukan detoksifikasi. Bahan ini juga menyembuhkan masalah pencernaan dan mendukung sustem imun.
2. Nanas
Nanas tidak hanya mengandung vitamin c saja namun juga mengandung enzim bromelain. Enzim tersebut bisa menenangkan dan membersihkan usus dari toksin. Buah ini juga dikenal sebagai buah anti peradangan yang bisa membantu menurunkan sakitnya karena peradangan.
3. Goji Berry
Goji Berry juga sering disebut Goji Berries Himalayan terkenal karena daya sembuhnya. Jenis beri kecil ini mengandung lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk. Buah ini juga tinggi beta karotin, yang bisa membuat hati terus sehat dan meningkatkan kesehatan mata serta kulit.
Walau berasal dari daratan China Selatan, buah ini tumbuh subur di dataran tinggi Himalaya dan banyak digunakan masyarakat Tibet sebagai resep panjang umur.
4. Apel
Apel mengandung phlorizin, sebuah flavonoid antioksidan yang ditemukan di apel. Zat ini bisa menstimulasi produksi cairan empedu di hati. Selain viramin, mineralm dan serat, apel juga membantu membersihkan racun.
5. Blueberry
Antioksidan yang banyak terkandung di buah blueberry ini banyak dikaitkan untuk meningkatkan fungsi otak dan hati. Dengan kemampuan anti bakteri dan anti virus, buah ini juga mencegah racun yang bisa mengancam tubuh. (healthmeup)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'
-
Vilmei Nangis Akun TikTok 68 Juta Followers Diblokir Permanen, Kerugian Capai Miliaran?
-
Clara Shinta Sindir Tasya Farasya Bongkar Setingan Konten Spill Skincare: Itu Kode Etik
-
Lebih dari Sekadar Isu Lingkungan, Sandy Canester Ajak Pendengar Berefleksi Lewat Single Pohon
-
Viral Guru Muslim Mengajar di Sekolah Katolik, Sikap Siswanya Saat Ramadan Jadi Sorotan
-
Babak Baru Fariz RM Usai Bebas Penjara: Cuma Main Musik, Manajemen Diurus Keluarga
-
Bukan Sekadar Kuliner, RM Padang Payakumbuah Rilis Video Klip Bareng Davina Karamoy dan Laleilmanino
-
Fakta Baru, Raihan dan Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok Sebenarnya Pacaran?
-
5 Film dan Series Tayang di Prime Video Maret 2026, Siren's Kiss Sampai Young Sherlock