Suara.com - Hari ini, 35 tahun yang lalu, Alecia Beth Moore lahir di Doylestown, Pennsylvania, Amerika Serikat. Anda lebih mengenalnya sebagai Pink (kerap ditulis P!nk), solois perempuan yang terkenal dengan gaya rambut maskulin dan aksi panggungnya yang inovatif.
Karier Pink di dunia musik berawal saat dirinya bergabung dalam grup vokal Choice. Namun, namanya baru dikenal ketika dapat kesempatan berkolaborasi dengan Christina Aguilera dalam Lady Marmalade sebuah lagu soundtrack film Moulin Rouge!. Berkat lagu tersebut, Pink menerima Grammy Award pertamanya.
Pelantun There You Go dan Just Give Me a Reason itu disebut-sebut sebagai artis yang mengubah wajah musik pop dengan memasukkan bumbu rock, lirik emosional, humor, dan irama musik dance dalam karya-karyanya. Konon, gayanya itulah yang kemudian banyak menginspirasi artis-artis sesudahnya seperti Katy Perry, Avril Lavigne, dan Rihanna.
Menerobos batas dan mengabaikan pakem dalam musik, begitulah kebiasaanya dalam membuat karya. Misalnya ketika dirinya nekat menambahkan unsur rock kental dalam album keduanya, Missundaztood (2001), meski ditentang oleh pihak label rekaman. Keputusan Pink tak salah. Albumnya itu terjual hingga 13 juta kopi di seluruh dunia. Tiga lagu di antaranya masuk jajaran 10 besar lagu tervaforit di Amerika Serikat.
Pilihannya untuk melenceng dari aliran musik konvensional tak lepas dari sifat pemberontak yang mengalir dalam darahnya. Sifat itu sudah dimiliki putri kedua dari pasangan Jim dan Judy Moore itu sejak remaja. Pink mengaku, karakter itu perlahan terbentuk dalam dirinya sejak kedua orang tuanya bercerai. Bahkan, tak sedikit orang tua rekannya yang melarang dirinya bermain dengan anak-anak mereka. Mereka takut anak-anaknya terpengaruh perangai Pink yang urakan.
Penyanyi yang pernah jadi penyanyi di klub malam itu mengalami jatuh bangun sepanjang perjalanan kariernya. Salah satunya adalah ketika album ketiganya, Try This (2003) tak terlalu sukses di pasaran meski mengantar Pink meraih Grammy Award untuk kategori Best Female Rock Vocal Performance. Pink tetap eksis. Kegigihannya dibayar mahal saat album keenamnya, The Truth About Love (2012) jadi album pertama yang mencapai puncak jajaran album Billboard 200. Single-singlenya seperti Blow Me, Try, dan Just Give Me a Reason menembus sepuluh besar Billboard Hot 100.
Anda pasti suka kisah mereka:
Madonna, Ratu Pop yang Pernah Membuat Paus "Keki"
Whitney Houston, Sudah Bersuara Emas Sejak Kecil
Beyonce, Katanya Pernah Selingkuh dengan Obama?
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Sopir Taksi Ketemu Vidi Aldiano, Diberi Segepok Uang Rp7 Juta untuk Mudik
-
Biasanya Tegar, Tangis Ayah Vidi Aldiano Pecah di Depan Sosok Ini
-
Sinopsis Phantom Lawyer dan Karakter Menarik Han Na Hyun
-
Sinopsis We, Everyday: Film Terakhir Kim Sae Ron Tentang Sahabat Jadi Cinta
-
Sinopsis Operation Fortune: Ruse de guerre, Tayang Sahur Dini Hari Nanti di Trans TV
-
Ambisi Jadi Duo Kadir - Doyok Baru, Oki Rengga dan Lolox Berduet di Film Tiba-Tiba Setan
-
Disney Siapkan Serial Live-Action Tinker Bell Berjudul Tink
-
Sebuah Ironi? 5 Aktor Legendaris yang Belum Pernah Masuk Nominasi Oscar
-
Strategi Marketing Nyeleneh Aldi Taher Jualan Burger, Catut Nama Mahalini hingga Juicy Luicy
-
Ingat Lagi Kontroversi Film Tanda Tanya dan Pembelaan Hanung Bramantyo