Suara.com - Ketika dinyatakan meninggal pada 25 Juni 2009, King of Pop, Michael Jackson meninggalkan utang sebesar 500 juta dolar Amerika. Angka itu berdasarkan data yang ada di dokumen di pengadilan Los Angeles, Amerika Serikat.
Pada 2012, semua utang Michael Jackson tersebut berhasil dilunasi. Yang melunasi bukan anggota keluarganya, melainkan Michael Jackson sendiri. Bagaimana caranya?
Ini semua berkat kejelian pengacara John Branca dan produser musik John McClain. Melalui tangan dinginnya, Michael Jackson masih bisa memperpanjang kontrak senilai 250 juta dolar Amerika bersama Sony.
Bukan itu saja, Jacko – panggilan Michael Jackson – meraup 250 juta dolar Amerika dari film documenter This Is It yang berisi persiapan konser terakhirnya.
Branca dan McClain adalah pemegang ‘hak cipta’ Michael Jackson. Mereka lah yang merayu Sony agar mau memperpanjang kontrak meski King of Pop itu sudah meninggal dunia.
Kelihaian dalam mengelola bisnis musisi yang sudah meninggal menjadi kehebatan Branca dan McClain. Mereka mampu membuat konser The Immortal World Tour di Mandala Bay. Konser yang menampilkan hologram Michael Jackson itu sukses besar.
1.800 bangku di Mandala Bay penuh untuk menyaksikan ‘aksi’ Michael Jackson di atas panggung. Dari konser tersebut, Branca dan McClain berhasil meraih 371 juta dolar Amerika.
Dari pemasukan itulah, Branca dan McClain membayar lunas semua utanga Jacko. Lalu berapa komisi yang diterima keduanya? Tidak banyak, hanya 10 persen. Namun, apabila dikonversi ke dalam bentuk uang, jumlah komisi mereka mencapai 60 juta dolar Amerika.
Sejak meninggal, MJ sudah merilis tujuh album dan DVD termasuk, Xscape yang menjadi hits sejak dirilis awal tahun ini. Pada 2014 ini, Michael Jackson sudah meraih pemasukan 150 juta dolar Amerika. Jumlah itu diyakini menjadi pemasukan terbesar yang pernah diraih King of Pop. Ketika masih hidup pun, Jacko belum bisa mencapai angka itu dalam satu tahun. (Bloomberg)
Berita Terkait
-
Cetak Sejarah! Michael Jadi Film Biopik Pertama yang Tembus 1 Miliar Dolar
-
Sisi Gelap Sirkus Media di Serial Dokumenter Michael Jackson: The Verdict
-
Michael Jackson Dituding Predator Seks Berantai Gunakan Juice Jesus hingga Xanax
-
Mengulik Didikan Keras yang Mencetak Mega Bintang, Film Michael
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam