Suara.com - Band rock asal California, Avenged Sevenfold, mengaku tidak kapok datang ke Indonesia, meski sempat gagal konser di tahun 2012 lalu. Bagi mereka, berjumpa dengan penggemar adalah prioritas, apalagi penggemar di Indonesia dinilai salah satu yang paling antusias di dunia.
"Fans di sini sangat antusias. Fans Indonesia termasuk yang paling gila," ujar gitaris Avenged Sevenfold, Zacky Vengeance, saat ditemui di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (17/1/2015).
Personel band ini sendiri juga berterima kasih atas dukungan fans yang tak ada habisnya sepanjang karier mereka. Bahkan di tahun ini, mereka mendapatkan Platinum Award untuk penjualan album "Hail To The King", khusus penjualan di Indonesia.
"Kami senang bisa konser lagi di sini, karena sudah kesekian kali penggemar selalu mendukung kami. Semakin hari semakin besar penjualan album kami," tambah sang vokalis, M Shadows, dalam jumpa per jelang konser tur mereka di Indonesia itu.
Untuk itu, mereka pun berjanji akan memberikan penampilan yang terbaik bagi penggemarnya di Indonesia. "Kami siap memberikan yang terbaik besok," tegas sang vokalis.
Band yang digawangi oleh M Shadows (vokal), Zacky Vengeance (gitar), Synyster Gates (gitar, piano), Arin Ilejay (drum), dan Johnny Christ (bass), ini memang bukan untuk pertama kalinya datang ke Indonesia. Sebelumnya, mereka sudah pernah tampil pada 2007 dan 2009 lalu. Tadinya, di tahun 2012 mereka juga direncanakan datang ke Indonesia. Hanya saja, kesalahan teknis membuat mereka membatalkan penampilan tersebut.
Konser Avenged Sevenfold kali ini sendiri akan diadakan di Parkir Timur Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/1/2015). Tiket dijual dengan dua kategori, yakni VIP seharga Rp600 ribu dan Festival seharga Rp500 ribu. Pihak promotor menargetkan kehadiran 8.000 penonton di konser Avenged Sevenfold kali ini.
Berita Terkait
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Reuni Akbar! Krakatau dan Karimata Siap Manggung di JGTC Besok Malam
-
YE (Kanye West) Siap Guncang GBK Oktober 2026, Jadi Satu-satunya Kota di Asia Tenggara
-
Xiaomi Watch 5 dan Smart Band 10 Pro Resmi Meluncur, AI Personal Trainer Bikin Olahraga Lebih Cerdas
-
Bukan Cuma Nonton Konser Musik, Ini 3 Destinasi Wajib Mampir Saat Kamu ke Jazz Gunung Bromo 2026
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo