Suara.com - Hampir 3 bulan pelawak sekaligus tersangka kasus narkoba Kabul Basuki alias Tessy menghuni panti rehabilitasi Lido, Sukabumi, Jawa Barat. Selama tinggal di sana, Tessy sering mengeluh ingin pulang ke rumah.
"Permintaan beliau cuma satu, dia mau pulang. Itu saja sih yang belum bisa dikabulin," kata kuasa hukum Tessy, Taufik Husni saat dihubungi, Senin (2/2/2015).
Kepada Tessy, Taufik menjelaskan mengapa dia belum diperbolehkan pulang. Namun, Tessy terus merengek agar dizinkan pulang ke rumah.
"Terus saya bilang 'sabar dulu lah mas, kita ikuti saja hukum yang berlaku'. Karena nggak bisa pulang, Mas Tessy jadi sering murung dan merenung," katanya lagi.
Tessy ditangkap anggota Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri di rumahnya di Kampung Rawa Bugel, Bekasi, pada 23 Oktober lalu. Dia dibekuk bersama barang bukti narkoba jenis shabu seberat 1,6 gram
Sebelum dibawa ke Mabes Polri, Tessy sempat meminta izin kepada petugas untuk ke kamar mandi. Di toilet dia berusaha bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih kloset. Petugas langsung melarikan Tessy ke RS.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam