Suara.com - Promotor Revision Live sempat khawatir rencana eksekusi mati dua terpidana asal Asutralia, yakni Andrew Chan dan Myuran Sukumaran berpengaruh terhadap band-band cadas asal Australia yang akan meramaikan pesta metal tahunan Hammersonic Festival 2015.
"Karena mereka dapat travel warning dari pemerintahnya terkait hukuman mati dua terpidana di sini," kata Krisna dari Revision Live saat menggelar jumpa pers di Bilangan SCBD, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2015).
Band asal Australia yang akan main di Hammersonic 2015 nanti adalah Silent Knight dan Colossvs. Beruntung, kata Krisna, mereka tetap bersedia menghibur para metalhead (sebutan pecinta musik metal) di Indonesia.
"Ternyata mereka nggak tanya apa-apa dan mengiyakan jadwal yang sudah ditentukan agen bandnya. Mereka mengabaikan travel warning dari pemerintahnya," ujar Krisna.
Alasan lain Silent Knight dan Colossvs tetap meramaikan Hammersonic 2015 adalah mereka ternyata tak mendapat slot di acara metal serupa di negerinya sendiri. "Akhirnya mereka mencari tempat main di luar Ausrtalia," imbuhnya.
Kondisi tersebut, kata Krisna, sebagai bukti bahwa hubungan diplomatik Indonesia dan Australia yang agak memanas belakangan ini tak berimbas kepada ranah musik. Musik dan politik lanjutnya, memang harus bisa dipisahkan.
"Bahkan mereka datang ke sini membawa fansnya dari sana (Australia). Jadi nggak ngaruh dunia musik metal tentang politik di Indonesia," jelasnya.
Hammersonic yang sudah memasuki tahun ke-4 ini digelar di Lapangan D, Senayan, Jakarta Selata, pada Minggu (8/3/2015). Total dari 34 band cadas dari lokal maupun mancanegara yang bakal menghibur para metalhead.
Berita Terkait
-
Hammersonic 2026 Sukses Digelar, Padukan Musik Keras dengan Estetika Visual Megah
-
Penutupan Hammersonic 2026 Penuh Haru, Bos Ravel Entertainment Minta Maaf di atas Panggung
-
Bela-belain dari Bandung, Penonton Hammersonic Ini Todong Ravel Entertainment Bawa Legenda Punk
-
Hentak Panggung Hammersonic 2026, Vokalis Speed Takjub Lihat Ribuan Hardcore Jakarta
-
Dochi Perkenalkan 'Senjata Baru' Pee Wee Gaskins di Hammersonic 2026, Keyboardist Pindah Haluan
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Viral Rekaman CCTV Bocah Rusak Layar Photobox, Teman-temannya Langsung Kabur
-
Vokalis The Offspring Beri Pidato di Acara Wisuda, Ingatkan Lulusan Jangan Kaku Jalani Hidup
-
Ivan Gunawan Temukan Brand Hijab Bernama Irwan Ginawan, Langsung Beri Komentar Kocak
-
Viral Driver Ojol Dibentak Petugas Keamanan di Konser Reuni F4 di Senayan, Banjir Simpati
-
Ditangkap Polisi Kasus Penipuan Rp41 M, Akun IG Fabiola eks Istri Reza SMASH Mendadak Hilang
-
Suami Bunga Zainal Ditipu Rp2,3 M, Kasus Mandek hingga Lapor Propam karena Dugaan Polisi Disuap
-
Betrand Peto Bicara dari Hati, Minta Giorgio Antonio Bikin Rumah Baru untuk Sarwendah
-
Seorang Vokalis Band Ditangkap, Diduga Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun
-
Profil Fabiola Elizabeth Agnes, Eks Istri Reza Smash yang Terjerat Kasus Love Scamming Rp41 Miliar
-
Tiwi T2 Panik Namanya Viral, Ternyata Cuma Salah Paham dengan Letkol Teddy