Suara.com - Penahanan desainer Hengky Kawilarang oleh Polda Metro Jaya disambut baik pelapornya, Ina Soviana alias Jeng Ana. Hengky ditahan terkait kasus dugaan penggelapan duit senilai miliaran rupiah.
"Setelah ada penahanan ini, mudah-mudahan Mas Hengky bisa terbuka dan mengembalikan uang saya. Supaya jalurnya nanti tidak semakin tinggi," kata Ana ditemui di rumahnya, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (5/4/2015).
Hengky resmi menjadi tahanan Polda pada 1 April 2015. Ana pun langsung diberitahu kuasa hukumnya soal penahanan tersebut.
"Yang saya tahu, panggilan pertama dia (Hengky) datang, katanya kurang sehat. Panggilan kedua, datang juga terus dicari solusinya. Akhirnya penyidik memutuskan untuk menahan Mas Hengky," ujarnya.
Ana melaporkan kasus ini ke Polda Metro Jaya pada 13 Agustus 2014 karena tak kunjung mendapatkan jatah kocokan arisan terakhir pada April 2014 yang diadakan Hengky. Seharusnya dia menerima duit senilai Rp1,5 miliar. Setiap bulannya, para peserta termasuk Ana menyetor uang Rp50 juta.
"Jeng Ana ini peserta terakhir menerima dengan dua nama. Jadi perbulan dia menyetor uang Rp100 juta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus beberapa hari lalu.
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam