Suara.com - Musisi Balawan akan menggebrak ajang "Bali Musik Blues Festival (BMBF)" 2015 di Pulau Peninsula, kawasan wisata Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu (25/4/2015) malam.
Ditemui di sela persiapan penampilannya, Balawan mengaku senang bisa terlibat dalam BMBF yang baru pertama digelar di Pulau Dewata. Menurutnya, potensi Bali yang cukup besar belum dikelola secara maksimal. Ia mencontohkan banyaknya musisi Bali yang belajar secara otodidak mampu tampil bagus di setiap ajang musik.
"Dengan banyaknya musisi tersebut harusnya perlu wadah kreatif, seperti pergelaran BMBF kali ini dengan menurunkan sedikitnya 10 grup musik," ucap pemusik kelahiran Batuan, Kabupaten Gianyar itu.
Tentang musik blues, Balawan menyebut musik ini merupakan cikal bakal kelahiran musik-musik lainnya, seperti musik jazz, pop dan lainnya.
"Musik blues adalah musik dasar yang dilakukan semua musisi. Namun tergantung kemana aliran musik tersebut dibawa, apakah ke musik jazz, rock, pop dan lainnya," kata musisi serba bisa tersebut.
Balawan berharapkan ajang BMBF bisa menjadi sebuah ikon musik blues di Tanah Air maupun internasional dengan mendatangkan pemusik blues mancanegara.
Malam ini, Balawan akan berkolaborasi dengan sejumlah pemusik lokal membawakan musik blues dan juga musik khas Bali.
"Saya juga akan menampilkan musik kolaborasi kali ini. Karena dengan kekhasan itu justru di dunia musik akan semakin dikenal. Sebab di luar negeri pasti ingin melihat kekhasan masing-masing pemusik asal negara tersebut," katanya.
Sementara Ketua Panitia BMBF Ida Bagus Abdhi mengatakan kegiatan festival ini bertujuan untuk membangkitkan seni musik dan mempromosikan Bali lewat musik blues.
"Kami mempromosikan Bali tak hanya keindahan alam dan seni budaya tradisional, tapi kami ingin mempromosikan lewat musik blues," katanya.
Berita Terkait
-
Venue Baru Jadi Upaya Peter F. Gontha Perluas Pasar Java Jazz
-
Bukan Sekadar Festival, Java Jazz 2026 Leburkan Musik dan Seni Rupa di Venue Baru dan Megah
-
Dari Panggung Bus sampai Instalasi Sphere: MLDSPOT Curi Perhatian di Java Jazz 2025
-
Java Jazz Festival 2025 Usai, Ini Cara Pulihkan Energi Setelah Nonton Konser
-
Ear Sun Bawa Jazz Ringan ke Java Jazz 2025: Sukses Gaet Perhatian Anak Muda
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Masih Berlaku! Promo Tiket Film Horor Alas Roban Beli 1 Gratis 1 di m.tix
-
5 Film yang Mengungkap Soal Child Grooming, Tonton Sebelum Terlambat!
-
Hesti Purwadinata Diancam Roby Tremonti, Desta Beri Kode Pasang Badan
-
Duit Korban Bukan Digelapkan Suami Boiyen, Tapi Risiko Investasi
-
Meski Diancam Roby Tremonti, Hesti Purwadinata Terus Dukung Aurelie Moeremans
-
Ucapan Jadi Kenyataan, Eva Manurung Pernah Sumpahi Virgoun dan Inara Rusli Cerai
-
Eva Manurung Akui Pacaran dengan Brondong Hanya Settingan, Demi Pasang Badan untuk Virgoun
-
Roby Tremonti Desak Aurelie Moeremans Bongkar Identitas Sosok Bobby di Memoar Broken Strings
-
Alasan Aurelie Moeremans Tulis Broken Strings, Berdamai dengan Masa Lalu yang Pahit
-
Ciri-Ciri Pelaku Grooming Menurut Psikolog, Dikaitkan dengan Sosok Bobby di Memoar Broken Strings