Suara.com - Penyanyi dan produser film Glenn Fredly mengomentari hukuman mati kepada delapan terpidana narkoba termasuk duo Bali Nine, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, yang telah meregang nyawa pada Rabu (29/4/2015) dini hari.
Glenn mengungkapkan jika ia tidak bisa berbuat banyak lantaran hukuman mati sudah tertulis dalam undang-undang Indonesia.
"Di satu sisi Indonesia negara yang berdulat hukum yang tidak bisa diintervensi. Saat ketok palu, tandanya hukuman dijatuhkan," kata Glenn ditemui di Gedung Yamaha Musik, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2015).
Glenn berharap hukum di Indonesia bisa lebih objektif lagi ke depannya. Karena hukum mati belum tentu menyelesaikan akar permasalahan.
"Bagaimana tentang tindakan melawan hukum lain yang lebih merugikan, misal koruptor. Mudah-mudahan hukum ini bisa melihat lebih objektif. Jangan hukum tajam ke bawah tumpul ke atas," lanjut Glenn.
Glenn Fredly berharap dengan pro-kontra hukuman mati di Indonesia bisa jadi bagian membangun demokrasi. Membuat aparat hukum menjadi lebih baik dan lebih bersih lagi saat menghukum orang yang bersalah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo: Ekonomi Itu Sederhana, Jangan Dianggap Ilmu Dewa! Satu Cangkir Kopi Modalnya Berapa?
-
Apa Itu INSP Prancis? Jadi Inspirasi Universitas Republik Indonesia Dibentuk
-
Dapat dari Camat hingga Petani, Bupati Kuansing Diduga Beri Menhut Raja Juli 46.500 Dolar Singapura
-
Sunscreen Purbasari untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan Kandungan dan Review Pembeli
-
BRI x REI Expo Semarang 2026 Tawarkan Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, Wujudkan Rumah Impian
-
Pramono Anung Bela Satpam Vicol, Minta Pengendara Alphard Arogan Disanksi Tegas
-
Apa Merek Cushion yang Populer dan Mudah Ditemukan di Indonesia? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review
-
Menggugat Sindrom Fashion Blindness: Saat Konten OOTD Mengabaikan Etika Sosial
-
Gajah Tunggal Siapkan GitiXcursion RT Ban SUV untuk Berbagai Medan di GIIAS 2026
-
Resmi Tinggalkan Dortmund, Karim Adeyemi Hijrah ke Barcelona: Awal Gemilang