Suara.com - Belum lama ini publik kembali digegerkan beredarnya video asusila yang diperankan anak-anak di bawah umur. Adegan tersebut diambil di Sidoarjo, Jawa Timur.
Kejadian ini membuat miris semua orang, terutama para orangtua. Keprihatinan itu juga dirasakan artis Mona Ratuliu. Wajar saja, dia merupakan ibu yang sudah memiliki tiga anak kecil, yakni Davina Shava Felisa, Barata Rahadian Nezar dan Syanala Kania Salsabila.
Berikut wawancara khusus suara.com dengan Mona baru-baru ini.
Kamu tahu heboh video asusila bocah yang beredar baru-baru ini?
Nggak tahu detil. Cuma sempet denger ada video itu. Aku nggak kuat lihat video tersebut. Aku denger selentingan karena banyak orangtua yang lagi resah.
Sebagai ibu yang memiliki anak-anak masih kecil, bagaimana kamu melihat video tersebut?
Sudah pasti miris dan prihatin ada kejadian kayak gini. Aku punya anak kecil. Dan menurut aku dalangnya juga orang dewasa. Entah karena didiknya, mungkin anak-anak ini sudah nonton film porno. Yang merangsang mereka melakukan itu menurut saya orang dewasa juga.
Jadi sekarang lebih khawatir terhadap anak-anak?
Khawatir iya, namanya ibu. Apapun memang ada kemungkinnan dan risiko dari perkembangan anak-anak belakangan ini. Tapi, bukan karena ini saja. Dari berbagai hal juga. Kekhawatiran itu sebenernya nggak menghasilkan apa-apa. Harus ada update ilmu. Apa sih yang harus dilakukan orangtua. Sementara kita juga harus memberikan privasi kepada anak agar mandiri.
Lantas pengawasan seperti apa yang kamu lakukan?
Kalau tentang pengawasan, mereka (anak-anak) kan juga punya privasi. Kalau terus dicek nggak enak nanti anak-anaknya. Takutnya kita sebagai orangtua dianggap kepo karena ngecek terus. Terlalu dikekang nggak mau. Kalau aku sih lebih kepada belajar memilih plihannya sendiri. Misal dari pilih baju, makanan dan lain-lain. Ketika mereka memilih sudah pasti pilih benefit dan risiko. Misalnya nonton film porno, berarti sudah tahu akibatnya.
Kayak anakku Davina yang berusia 12 tahun. Kita sudah ngobrol perkembangan sekarang. Misalnya dunia film porno bisa merusak otak. Tapi, nasihat itu juga nggak menjamin. Misalnya di rumah baik-baik saja, tapi di luar rumah kan kita nggak tahu. Tapi setidaknya minimal mereka sudah tahu risiko yang diperbuat.
Kamu sudah memberikan pendidikan seks kepada anak-anak?
Buat aku awalnya memang tabu. Memulai bicarakan seks dengan anak memang sulit. Tapi mau nggak mau harus dimulai. Karena bukan kebiasaan sejak kecil aku dulu membicarakan seks. Tapi, ketika sudah mulai bicarakan hal itu rasanya lega. Anak-anak lebih seneng bicara dengan kita. Misalnya, aku dan Davina pernah bicarakan masalah perdagangan manusia. Ujung-ujungnya kan soal seks juga. Rasanya happy.
Sejak kapan kamu kasih pendidikan seks untuk Davina?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap