Suara.com - Irwan Setiabudi yang merupakan manajer Ahmad Dhani dan Dewa 19 telah meninggal dunia di Jakarta pada Senin (27/7/2015) pukul 15.00 WIB. Irwan meninggal di usia 45 tahun karena sakit diabetes dan obesitas.
"Hampir dua tahun ini kondisinya sudah menurun ya, memang sudah sering istirahat, memang sudah berobat lama sih, dua tahun ini berobat," ujar Ahmad Dhani seperti diberitakan Selebrita Pagi, Selasa (28/7).
Jenazah sempat disemayamkan di rumah Ahmad Dhani, kemudian jenazah diterbangkan ke Surabaya dan disemayamkan di kediaman keluarga Irwan di Jalan Gembili 3 No. 23 Surabaya. Lelaki kelahiran 6 November 1971 itu selanjutnya dikebumikan di Kota Pahlawan.
Semasa hidupnya, lelaki bertubuh tambun itu sempat didapuk jadi Manajer Dewa 19 pada 2004. Setelah itu, ia juga menjadi manajer bagi band Lucky Laki, Al Ghazali, Ahmad Brother, Mahadewa, dan Triad yang semuanya berada di bawah Republik Cinta Management.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra