"Teguh, Sumi dan Kakek" terpilih menjadi film terbaik pada Festival Film Pendek Pos Indonesia 2015 "Moviestival".
"Film terbaik merupakan hasil penjaringan dari 325 film pendek yang masuk, dan menyisihkan 49 nomine," kata Ketua Moviestival 2015 Teddy Tardiana pada malam anugerah yang digelar di Gedung Wahana Pos Indonesia, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (28/9) malam.
Film pendek "Teguh, Sumi dan Kakek" garapan rumah produksi Sinar Moeda Film Jawa Tengah, disutradarai Aris Prasetyo. Sedangkan skenario ditulis Eko Junianto. Film tersebut meraih hadiah total senilai Rp20 juta.
Sementara itu film "Nilep" (mengutil) karya sutradara Wahyu Agung Prasetyo dan rumah produksi Ravacana Fil Bantul Yogyakarta menjadi film terfavorit dan berhak atas hadiah yang sama.
Sedangkan Iman Piezz dari Studio 57 Bandung menjadi penulis skenario terbaik dalam film pendek Oase. Sedangkan film pendek "Letters of Heaven" dari Cinemarebel Jateng dinobatkan menjadi film dengan ide terbaik. Masing-masing menyabet hadiah senilai Rp15 juta.
Festival film pendek itu bertema tentang kiprah PT Pos Indonesia di tengah masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke yang direkam dalam durasi 10 menit. Film-film yang masuk itu akan ditayangkan di PosTV yang mengisi program TV jaringan di seluruh Indonesia.
"Animo kreatif muda di ajang film pendek ini luar biasa, dari Aceh sampai Papua, bahkan beberapa film ada yang mengambil seting di Prancis, Belanda, Belgia Korea dan Jepang. Mereka total dalam berkarya dan hasilnya benar-benar maksimal," kata Teddy Tardiana.
Fenomena itu, kata dia, menjadi bara bagi penyelenggara untuk meninggikan semangat mewadahi talenta luar biasa yang tercermin dari karya mereka yang bersinar.
Ia menyebutkan, kolaborasi dengan Pos Indonesia akan diteruskan di tahun-tahun mendatang, dan film-film ini menjadi ajang sosialisasi dan mendekatkan diri layanan perusahaan logistik nasional itu di tengah-tengah masyarakat.
Sementara itu Direktur Ritel dan Properti PT Pos Indonesia (Persero), Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menyatakan ajang Moviestival itu sebagai gerbang awal bagi para sineas muda untuk berkarya ke jenjang yang lebih besar lagi "Dari sisi kemampuan dan kualitas mereka telah memberikan hasil karya film yang sangat memuaskan, dan ini sebagai wadah dan tangga bagi mereka menapak kiprah yang lebih besar lagi di dunia sineas," kata Sugiarta Yasa.
Dengan jaringan yang luas dan kiprah PosTV, karya-karya tersebut akan disosialisasikan kepada masyarakat, sekaligus menjadikan karya tersebut menjadi sesuatu yang bisa dinikmati dan mengedukasi masyarakat Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Surat Cinta di Hari Film Indonesia
-
Review Film The Singers (2025): Luka Lelaki dalam Balutan Musik dan Suara Merdu
-
Debut Akting, WOODZ Siap Bintangi Film Pendek 'Slide Strum Mute'
-
Nuits de la Lecture 2026 Resmi Digelar, Rayakan Literasi Lewat Tema Kota dan Desa
-
Bluvocation Creative Festival 2025 Sukses Digelar, Hadirkan Film dan Animasi Karya Siswa di Bioskop
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Series 12 IPA 4 Resmi Diproduksi WeTV, Bagaimana Junior Roberts Ubah Penampilan Jadi Anak SMA?
-
Sekuel World War Z Resmi Digarap Lagi, Teror Zombie Kembali Mengintai Dunia
-
Logan Lucky: Rencana Gila Merampok Arena Balap NASCAR, Malam Ini di Trans TV
-
Review Jujur Ghost in the Cell: Sentilan Tanpa Ampun Joko Anwar terhadap Borok Realita
-
Pernah Heboh Dekat dengan Ammar Zoni, Zeda Salim Nangis Lepas Hijab demi Nafkahi Anak
-
Fairuz A Rafiq Jawab Kabar Cerai, Bagikan Momen Romantis dengan Suami di Bali
-
Fitnah Dijadikan Cuan, Rossa Polisikan Buzzer di Balik Gosip Liar
-
Belajar dari Jessica Iskandar, Jaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar Hepatitis A
-
Gara-Gara Main dengan Teman, Anak Jessica Iskandar Kedapatan Bicara Kasar, Jedar Lakukan Ini
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol