Pesulap Limbad (43) akan melaporkan balik Ibrahim yang telah mempolisikannya atas kasus pencurian mobil Honda Jazz abu-abu bernomor polisi E 1717 PD. Pesulap beraliran faqir magic itu memilih jalur hukum ketimbang menyelesaikan secara kekeluargaan.
"Nggak lah buat apa. Sudah jelas salah. Mengada-ada itu. Nggak perlu lah (menyelesaikan secara kekeluargaan)," kata Zakir Rasyidin, kuasa hukum Limbad, saat dihubungi Selasa (29/9/2015).
Limbad merasa dirugikan karena pemberitaan pencurian itu. Dia merasa nama baiknya tercoreng dan akan berpengaruh pada kariernya di dunia hiburan.
"Binatang aja kalau diinjak sakit. Apalagi manusia difitnah. Jadi ya kalau dikatakan rugi pasti dan kita akan tindak lanjuti," pungkas Zakir.
Limbad akan melaporkan balik Ibrahim dengan jeratan pasal 310 dan 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan tindakan tidak menyenangkan. Serta pasal 27 ayat 3 UU ITE tentang pencemaran nama baik melalui internet.
Sebelumnya diberitakan, Roy Gembira Siregar selaku sopir pribadi Ibrahim juga ikut melaporkan lelaki mirip Limbad itu. Roy mengaku meninggalkan kunci mobil Honda Jazz pada pukul 20.00 WIB. Namun, lelaki mirip Limbad besama perempuan dengan identitas bernama Lindah mendatangi apartemen pukul 23.00 WIB, seperti yang terekam dalam closed circuit television (CCTV).
Seorang asisten rumah tangga di rumah Ibrahim sempat mencegah pelaku masuk ke apartemen di Lantai VI Unit F. Bukannya pergi, lelaki mirip Limbad diduga melakukan hipnotis asisten rumah tangga itu dan berhasil mengambil kunci mobil Jazz di meja.
Lelaki itu juga terekam CCTV saat membawa kabur mobil Jazz. Kemudian, Ibrahim dan asistennya melaporkan Limbad ke Polres Jakarta Utara, pada Kamis (24/9/2015).
Sementara itu, Zakir tak menampik kliennya mendatangi apartemen Ibrahim. Pada pukul 23.00 WIB, katanya, Linda dan temannya sempat menelepon Limbad untuk dimintai menemaninya ke apartemen Ibrahim.
"Suami ibu Linda sedang di luar kota. Sebagai kerabat, ya Master datang untuk menemani," kata Zakir.
Suara.com - Sesampainya di apartemen, kata Zakir, Limbad baru sadar kedatangan Linda ternyata untuk mengurus utang piutang. Karfena penghuni tak kunjung keluar dari apartemen, Limbad pun akhirnya memilih pulang.
"Master minta izin pulang karena kan ada keluarga di rumah. Master juga baru pulang syuting. Setelah itu tidak ada urusan. Ujug-ujug dua hari kemudian keluar tuduhan Master nyuri," kata Zakir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Pulang Kampung Setelah Sukses Go Internasional, Icha Yang Disambut Meriah di Jember
-
Pendidikan Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad Kini Jadi Komisaris
-
Dari Tulus hingga Hindia, Sunset di Kebun Tawarkan Pengalaman Festival Musik di Tengah Ruang Hijau
-
Andai Waktu Bisa Diulang Kembali: Dilema Davina Karamoy Antara Cinta dan Kehormatan
-
Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand
-
Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia
-
Lagu Baru Luqman Podolski 'Ayah' Ungkap Sisi Kelam Hubungan Keluarga yang Jarang Dibicarakan
-
Bukan Algoritma, Ini Sosok 'Pemain Baru' di Balik Lagu Viral TikTok yang Perlu Kamu Tahu
-
FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam
-
Dituding Acuh saat Thariq Halilintar Buka Kado, Aaliyah Massaid Beri Klarifikasi Menohok