Suara.com - Seminar dan tausiyah Ustadz Erick Yusuf di beberapa lokasi sepanjang 2015 yang membahas soal "Negeri Tanpa Ayah" siap diangkat ke layar lebar.
"Untuk agenda selanjutnya (setelah film Tausiyah Cinta), kami ada rencana membuat satu film yang berangkat dari sebuah seminar dan tausiyah Ustdaz Erick Yusuf tentang negeri tanpa ayah," kata Produser Film "Tausyiah Cinta" Suwandi Basyir di Makassar, Sabtu (26/12/2015).
Mengenai persiapan pembuatan film ini, kata dia, diharapkan bisa mulai dilakukan pada 2016. Begitu pun dengan proses syuting film yang akan dibuat itu dijadwalkan pada akhir 2016.
Untuk film ini, lanjut Suwandi, tentunya disesuaikan dengan isi tausiyah yang menceritakan tentang pentingnya peran seorang ayah bagi perkembangan anak dan pembangunan bangsa ke depan.
Lelaki yang akrab disapa Ibas itu menjelaskan, seorang ibu memang sebagai universitas kehidupan bagi sang anak karena dialah yang selalu berada di dekatnya. Namun begitu ibu dinilai hanya fokus menanamkan jiwa kedisiplinan kepada anak. Adapun tugas menanamkan moralitas kepada anak itu ialah sang ayah.
Menurut dia, sosok ayah bisa menjadi kepala sekolah bagi keluarganya. Sosok ayah juga diharapkan menjalankan tugasnya secara optimal. Namun dengan kondisi yang terjadi saat ini, dimana seorang ayah lebih sibuk untuk mencari nafkah dan sedikit waktu bersama anak menjadi persoalan tersendiri.
"Seperti itulah ide yang akan kita tampilkan dalam film "Negeri Tanpa Ayah" nanti. Film ini tentu sebagai upaya mengajak para ayah untuk bisa lebih terlibat dan bisa menjadi pahlawan bagi anaknya," jelas Suwandi.
Terkait rencana pembuatan film ini, pihaknya juga masih akan melakukan beberapa kegiatan awal sebelum proses syuting. Pihakya juga masih mencari pemeran yang dinilai cocok dan tepat untuk terlibat dalam film tersebut.
Selain itu, Suwandi saat ini memang masih fokus dalam mempromosikan film yang telah diputar dalam bentuk nonton bareng di beberapa kota di Tanah Air seperti Bandung, Purwokerto, Balikpapan, Banjarmasin, Yogyakarta termasuk Makassar yang dilaksanakan 26 Desember 2016.
"Kami akan fokus dulu dengan film yang sekarang. Namun kami juga berupaya menyiapkan diri untuk karya selanjutnya sehingga juga bisa mendapatkan respon positif dari masyarakat," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Melepaskan Diri dari Standar Kecantikan Toksik: Literasi Digital untuk Lawan Body Dysmorphia
-
SETARA Institute Desak Prabowo Alihkan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke KPK
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen, Lampaui Capaian Nasional di Tengah Krisis Global
-
Starbucks Digerebek Polisi Usai Promosi Tank Day Hina Korban Tragedi Gwangju Korea Selatan
-
5 Ide Clean Look Outfit ala Kang Hoon, Bikin Penampilan Makin Berkarisma
-
Makin Mudah Naik MRT Jakarta, Kini Cukup Tap BRI Kartu Kredit Contactless
-
Harta Kekayaan Bupati Kuansing Suhardiman Amby yang Diduga Potong TPP ASN 50%
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar
-
Diusulkan Jadi Nobel Perdamaian, Makalah MBG yang Cantumkan Nama Prabowo Kini Diinvestigasi