Suara.com - Artis Nikita Mirzani berencana melaporkan sejumlah media massa ke kepolisian lantaran dianggap menghina dan fitnah terkait pemberitaan kasus prostitusi yang selama ini menjeratnya.
"Memang rencana melaporkan ada, tetapi tentu harus ditelaah lebih jauh," kata pengacara Nikita, Muhammad Achyar, kepada Suara.com, Jumat (1/1/2016).
Achyar mengatakan tidak ingin terburu-buru melaporkan media massa ke polisi tanpa terlebih dahulu memverifikasi konten pemberitaan yang dianggap Nikita bermasalah.
"Apakah benar atau tidak, kan perlu diverifikasi dulu. Apakah memang hal tersebut sudah penuhi unsur tindak pidana atau belum," kata Achyar.
"Kayak kerja KPK, walau ada data, KPK akan verifikasi dulu. Tidak main langsung tetapkan seseorang jadi tersangka," Achyar menambahkan.
Menurut Achyar kehati-hatian dalam mengambil langkah hukum sangat penting agar permasalahannya tidak semakin runyam dan tidak terkesan mencari sensasi.
Achyar mengatakan kliennya boleh-boleh saja mengambil langkah hukum kalau dirugikan oleh pemberitaan media massa, akan tetapi tetap harus mengedepankan kecermatan dalam mengambil langkah.
"Nikita itu kan dia saksi korban. Karena apa? hukum positifnya tidak ada dibilang dia sebagai tersangka atau pelaku. Oke. Jadi, kalau kemudian dia dibilang pelacur atau apa gitu, kan jadinya fitnah atau pencemaran nama baik. Itu dari kepala saya yang mengerti hukum," kata Achyar.
Karena ini terkait dengan produk pers, secara pribadi Achyar lebih senang menyelesaikannya lewat jalur UU tentang Pers.
"Makanya, saya lebih hati-hati karena media itu kan tidak bisa langsung main dilaporkan. Kan ada organisasinya sendiri, seperti PWI. Jadi diselesaikan dulu saja etiknya," kata Achyar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Baim Wong Ungkap Tantangan Satukan Aktor Besar di Film Semua Akan Baik-Baik Saja
-
Lama Mengabdi di Pesantren, Ayah Korban Syok Anaknya Jadi Korban Pencabulan Kiai Ashari Pati
-
Kiai Ashari Suruh Korban Telan Sperma, Ini Tujuannya
-
Skandal Pencabulan di Ponpes Pati: Ashari Disebut Sakti, Warga Takut Bantu, Ayah Korban Diintimidasi
-
Alibi Ashari Cabuli Santriwati: Sebut Korban Penuh Dengki dan Harus Diobati dengan Tidur Bareng
-
Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Dari YouTube ke Layar Lebar, Sara Wijayanto Angkat Kisah Horor 'Cerita Lila' ke Bioskop
-
Yuni Shara Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Megah 3553 Concert di Surabaya
-
Melanie Subono Geram Ashari Ngaku Khilaf Cabuli Puluhan Santriwati: Itu Namanya Niat!