Entertainment / Gosip
Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:19 WIB
Kia Ashari akhirnya ditangkap setelah sempat melarikan diri. Ashari menjadi tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap lebih dari 50 orang santriwati. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Polres Pati telah menangkap Ashari, pengurus Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, atas kasus pencabulan terhadap lima puluh santriwati.
  • Korban bernama Tari mengaku sering dipaksa melakukan aktivitas tidak wajar dengan dalih pengobatan penyakit oleh tersangka Ashari.
  • Kasus yang dilaporkan sejak tahun 2024 ini memuncak dengan penangkapan tersangka pada Kamis, 7 Mei 2026.

Suara.com - Ashari, tersangka kasus pencabulan terhadap 50 santriwati, sudah ditangkap kepolisian dari Polres Pati.

Setelah penangkapan tersebut, muncul pengakuan dari seorang korban dengan nama samaran Tari.

Tari adalah santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo. Ia masuk ke sekolah Islam tersebut pada 2016.

Tiga tahun awal, tidak ada tanda-tanda keanehan dari Ashari, pengurus pesantren.

Namun setelahnya, lelaki tersebut mulai berani meminta hal yang dianggap tidak wajar.

"Awal mula disuruh mijitin, terus dicium, kalau sudah selesai kan pamitan, terus dicium kanan-kiri," kata Tari di kanal YouTube Denny Sumargo, Kamis, 7 Mei 2026.

Seiring berjalannya waktu, Ashari meminta Tari untuk menemaninya ziarah dan salawatan di malam hari. Keberangkatan mereka kadang berdua, kadang beramai-ramai.

Walau terasa aneh, Tari tak menaruh kecurigaan. "Santri kan harus tawadhu kan. sebisa mungkin," ucapnya.

Di sinilah muncul keanehan lain, Ashari meminta Tari untuk tidur bersama. Tapi tak sampai melakukan hubungan suami istri.

Baca Juga: Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati

"(Pas ziarah) diajak nemenin tidur. Enggak sampai berhubungan, tidur di satu kamar," imbuhnya.

Dalih tidur bersama demi menyembuhkan penyakit

Ashari beralibi, tidur bersama menjadi cara untuk menyembuhkan penyakit Tari.

"(Kata Ashari) 'kamu banyak iri, penyakit dalam lah, banyak iri, dengki. Kamu itu banyak penyakitnya. Obatnya harus gini (tidur bareng)'," tutur Tari.

Tari jelas kaget. Ia merasa apa dirinya seburuk itu? Sayang, permintaan itu dilakukan oleh perempuan yang kini berusia 20 tahun.

"Takut sih, tapi aku enggak pernah tidur beneran, merem aja," ucapnya.

Load More