Suara.com - Rasa cinta Masayu Anastasia terhadap putrinya, Samara Anaya Amandari, diabadikan dalam sebuah tato bertuliskan nama putrinya di lengan kanan bagian atas.
Masayu sengaja membuat tato atas nama Samara karena dia tahu suaminya tidak suka dengan perempuan bertato.
"Sebenarnya sih awalnya dulu tergugat itu tidak suka perempuan bertato. Jadi gua sengaja bikin," kata Masayu di sela syuting film Pacarku Anak Koruptor di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/2/2016).
Aktris berusia 32 tahun itu mengukir nama Samara di kulitnya bukan tanpa arti. Dia begitu sayang kepada anak yang lahir pada 19 Oktober 2009 itu.
"Karena kalau anak itu nggak ada yang bekas anak. Dia di perut gua selama 9 bulan, gua asi 3 tahun. Namanya seorang ibu, buat gua anak adalah segalanya, dan ini nggak akan gua hapus," jelasnya.
Keinginan untuk membuat tato lainnya juga terlintas di dalam pikiran Masayu. "Bener juga yang orang bilang, kalau udah kena pasti nagih," ucap dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis