Viral Oknum Satpol PP DKI Diduga Nunggak Kontrakan Sampai Main Judol

Jum'at, 18 September 2026 | 11:39 WIB
Ilustrasi Satpol PP. [Ist]
BACA 10 DETIK
  • Warga Jakarta Selatan mengunggah keluhan di media sosial mengenai oknum Satpol PP Manggarai pada Jumat (18/9/2026).
  • Oknum tersebut diduga tidak membayar kontrakan, merusak fasilitas, serta melakukan pelanggaran etik di kantor kelurahan.
  • Kepala Satpol PP DKI Jakarta merespons cepat dengan memanggil oknum bersangkutan untuk mendalami dugaan pelanggaran tersebut.

Suara.com - Satpol PP DKI Jakarta kembali menjadi sorotan usai keluhan salah seorang warga viral di media sosial.

Dalam sebuah unggahan di aplikasi Threads, Jumat (18/9/2026), sang pemilik akun membeberkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum Satpol PP yang bertugas di Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan.

Oknum tersebut dilaporkan tidak membayar uang kontrakan selama dua bulan dan meninggalkan banyak puntung rokok di dalam rumah.

Tidak hanya itu, fasilitas kontrakan seperti nomor token listrik disebut sengaja dihapus dan furnitur mengalami kerusakan.

Pemilik akun juga menduga oknum aparat penegak Peraturan Daerah tersebut telah terjerat kecanduan judi online atau judol.

Bahkan, ada pula laporan mengenai dugaan pelanggaran etik karena oknum tersebut kerap membawa perempuan yang berbeda ke kantor kelurahan.

Menanggapi kehebohan di ruang digital ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui akun media sosial mereka langsung memberikan respons cepat.

“Terima kasih informasinya. Kami koordinasikan dengan instansi terkait,” bunyi pernyataan mereka membalas aduan yang masuk.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan pun membenarkan bahwa aduan tersebut sudah sampai ke kantornya.

“Sedang kami dalami informasi ini,” ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com hari ini terkait keluhan warga terhadap salah satu anggotanya.

Sebagai langkah lanjutan, Satpol PP DKI berencana menindak aduan tersebut lewat pemanggilan anggota yang diduga bermasalah.

“Saya sudah minta untuk yang bersangkutan dipanggil juga, untuk dimintai keterangan nantinya,” tandas Satriadi.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com