Suara.com - Badan Perfilman Indonesia memberikan apresiasi terhadap kesuksesan film 'Ada Apa Dengan Cinta? 2 (AADC? 2) yang hingga mampu menembus jumlah penonton 1 juta orang. Film ini sudah tayang 4 hari.
"Kita semua bergembira, kita semua bangga dengan hasil 'AADC? 2'. Hal itu harusnya tidak hanya bisa didapat 'AADC? 2'. Mestinya film-film yang digarap dengan proper dan dipromosikan dengan baik, juga bisa diminati penonton," kata Badan Perfilman Indonesia (BPI) Kemala Atmojo di Jakarta, Selasa (3/5/2016).
Menurut dia, kesuksesan 'AADC? 2' menembus rekor penonton film nasional membuktikan bahwa film berkualitas akan diminati penonton. Film garapan sutradara Riri Riza yang diproduksi Miles Films tersebut mampu bersanding film Hollywood yang juga sedang diputar yakni Captain America: The Civil Wars dalam menggaet penonton.
Di banyak bioskop, 'AADC? 2' bahkan mengungguli jumlah penonton 'Captain America'. Bahkan film yang dibintangi aktor Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo tersebut mendapat lebih dari 500 layar di bioskop-bioskup tanah air.
Keberhasilan 'AADC? 2' dinilai sejumlah kalangan perfilman tanah air bisa menjadi momentum untuk memikirkan kembali soal screen quota atau penjatahan waktu tayang di bioskup 60:40 untuk film nasional dan film impor. Mengenai besaran kuota tersebut, menurut Kemala Atmojo, bisa saja dibicarakan kembali bersama-sama, agar masalah ini tidak malah merugikan ekosistem perfilman Indonesia.
"Ekosistem harus dijaga agar semua pihak mendapatkan porsi dan keadilannya. Barangkali harus dicarikan cara lain agar masalah ini bisa diterima semua pihak," ujarnya.
Senada dengan itu sutradara Garin Nugroho juga memberi apresiasi kepada 'AADC? 2'. Menurutnya, perfilman nasional memang membutuhkan film-film box office yang mampu menembus lebih dari satu juta penonton.
Film box office semacam itu, lanjutnya, diperlukan untuk menembus krisis penonton yang saat ini melanda perfilman nasional.
"Bagus sekali dan semoga hal itu menjadi konsistensi. Karena dalam satu periode, Indonesia membutuhkan sekitar 5-10 film box office," kata sutradara yang sering meraih penghargaan internasional itu.
Di sisi lain Garin juga sependapat bahwa kualitas adalah kunci, oleh karena itu ggar film mampu menyedot banyak penonton, diperlukan kualitas yang sangat baik. Bahkan, lanjutnya, tidak hanya film box office. Film lain yang termasuk art film pun, tetap membutuhkan kualitas.
"Kunci dari industri film dan art film adalah kualitas. Baik kualitas penonton maupun kualitas pada artistik," katanya.
Aktris Jajang C. Noer juga sependapat bahwa, kualitas adalah penentu kesuksesan 'AADC? 2' dan, kualitas tersebut, seharusnya bisa ditiru insan perfilman tanah air.
"Keberhasilan 'AADC? 2' menjadi bukti bahwa kualitas dan pembuatan film yang dilakukan dengan seksama, pasti hasilnya luar biasa bagus," katanya.
Menurut Jajang, dengan kualitas yang baik, maka penonton akan datang dengan sendirinya. Sebaliknya, jika film tidak berkualitas, jangan harap penonton akan melirik.
"Jadi jangan takut ditinggal penonton. Asalkan film berkualitas, penonton akan banyak," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim