Suara.com - Artis yang juga anggota DPR RI Vena Melinda (43) menilai hukuman kebiri untuk pelaku kejahatan seksual kurang efektif jika tanpa dibarengi kesadaran masyarakat terhadap pornografi.
Presiden Joko Widodo telah meneken draft Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) nomor 1/2016 Tentang Perubahan Kedua UU nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak.
"Apa ini efektif? Karena pola pikirnya pun juga mendukung orang. Misalnya kejahatan seksual, dia tidak bisa lagi menggunakan alat reproduksinya karena dikebiri, tapi karena kalau otaknya, mindsetnya belum dibenerin, makanya masih ke sana terus (mesum)," kata Vena kepada media di DPR, Kamis (26/5/2016).
Menurutnya, pikiran mesum yang mudah muncul pada pola pikir anak-anak muda harus dicegah. Caranya dengan kegiatan positif, seperti ekstakurikuler di sekolah.
"Orang sekarang nonton film aja bisa punya ide kok. Karenanya, kalau mereka dikonversikan dengan kegiatan kegiatan positif seperti kegiatan olah raga, kesenian, atau kebudayaan, itu bisa mengkonfersi keinginan mereka untuk berbuat kejahatan seksual," kata mantan Puteri Indonesia 1994 ini.
Selain itu, Vena menyarankan supaya para pelaku kejahatan seksual diberikan pendampingan supaya tidak terjadi hal serupa di kemudian hari.
"Nah itu, lalu bagaimana pendampingan-pendampingan khususnya psikologis seperti apa. Nah itu harusnya dalam Perppu juga jangan terpisah, jangan kebirinya saja. Bagaimana pendampingannya, konselingnya, baik pelaku dan korban. Kalau kebirinya saja, kita nggak mikirin efek sosial. Jadi harus menyeluruh," kata perempuan yang mahir menari salsa ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis