Elza Syarief selaku kuasa hukum sejumlah anak di bawah umur yang diduga jadi korban tindak asusila dari Gatot Brajamusti mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jakarta, guna melakukan pengaduan. Elza mengatakan banyak anak-anak korban Gatot yang butih diberikan rehabilitasi secara mental.
"Anak-anak ini alami traumatik luar biasa. Perlu rehab dan tenangkan dirinya. Jadi ini tak sekedar masalah hukum, tapi lebih pada psikologi. Kita Kerjasama sama KPAI dan BNN," kata Elza ditemui di kantor KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (13/9/2016).
Elza membeberkan ada lebih dari seratus korban tindak asusila yang dilakukan oleh Gatot Brajamusti. Meski membawa kasus ini ke ranah hukum dan publik, Elza menjamin, identitas para korban akan tetap dirahasiakan.
"Yang kami laporkan baru delapan, rentang usia 14-16. Perempuan semua, dan ada juga anak-anak yang belum siap berhadapan dengan polisi, makanya kita bawa ke KPAI," lanjut Elza.
Lebih lanjut, Elza menjelaskan anak-anak ini mengalami berbagai hal yang tak seharusnya, mulai dari pencabulan, baik dengan unsur tipudaya atau pemaksaan, dan juga adanya penyalahgunaan narkoba. Bahkan, kata Elza, ada korban yang sampai over dosis dan meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV
-
Kenapa Sarwendah Bercerai dari Ruben Onsu? Kini Kisruh Hak Asuh Anak
-
Boardang Boarding Festival 2026 Umumkan Full Line-up, Siap Hadirkan Pengalaman "Lepas Landas"