Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti dikawal petugas saat menjalani pemeriksaan di Subdit Resmob Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (5/9) [Antara/Reno Esnir].
Gatot Brajamusti dilaporkan oleh kuasa hukumnya, Achmad Rifai, jika mantan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia itu sering menangis sejak ditahan di Polda Nusa Tenggara Barat, pada 28 September 2016 lalu.
Apalagi, kata Rifai, orang terdekat telah mengkhianati Gatot. Seperti Reza Artamevia contohnya yang telah melaporkan Gatot ke Polda Metro Jaya karena merasa ditipu oleh Gatot karena ternyata yang dihisapnya selama ini adalah sabu.
Menurut Rifai, Gatot selama ini selalu menutupi aib orang-orang terdekatnya yang terlibat.
"Nangis bukan masalah apa. Dia bilang, 'Saya selama ini menganggap bahwa menutupi aib dan tidak mau membuka siapapun yang terlibat'," Rifai meniru ucapan Gatot usai mengisi acara Rumpi No Secret di Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (11/10/2016).
Rifai menambahkan, Gatot kini semakin terbebani dengan adanya laporan Reza ke polisi.
"'Mereka melaporkan saya (Gatot) seolah melakukan penipuan dan seolah pelecehan seksual'," Rifai juga menirukan ucapan bintang film Azrax itu.
Selain itu, kata Rifai, kesedihan kliennya semakin dalam karena harus memikirkan perasaan keluarga. Semakin ke sini semakin banyak perempuan yang melaporkan Gatot terkait kasus pelecehan seksual.
"'Bagaimana keluarga saya, anak saya, dan saudra-saudara saya yang menangis? Karena selama ini Aa tidak mau membuka masalah ini. Mereka melaporkan sebagai korban," kata dia lagi.
Gatot juga telah dilaporkan dua orang perempuan berinisial CT dan Password 2. Penyidik Polda Metro Jaya masih menyelidiki kasus tersebut.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Insurance Perkuat Proteksi Pelaku Usaha Melalui Produk Property All Risks
-
5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel
-
Kronologi Power Bank Berasap dan Mengeluarkan Percikan Api di Penerbangan Batik Air
-
Foundation Merek Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 7 Pilihannya yang Minim Luntur
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai