Suara.com - Mantan suami Dea Mirella, Eel Ritonga menceritakan kronologis kasus pemerasan yang dialaminya dan keluarga oleh oknum polisi berinisial DS, JJH, YH, dan IS, yang merupakan anggota Polres Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Kejadian tersebut berawal sejak Mei 2014 saat sang ayah meninggalkan uang warisan sebesar Rp3 Miliar.
"Jadi ayah saya sudah meninggal, nah uang warisan itu untuk dibagikan ke anak-anaknya. Kebetulan istri ayah ada dua. Nah, sementara harta itu dititipkan kepada kakak saya, Muhammad Darwin Ritonga," kata Eel di Mabes Polri, Kamis (27/10/2016).
Namun, seiring berjalannya waktu, adik tiri Eel dan ibu tirinya justru menuduh Darwin telah menggelapkan uang dan melaporkan ke pihak kepolisian. Laporan yang diajukan Ibu dan adik tiri Eel dibantu oleh oknum polisi tersebut.
"Jadi mereka merekayasa laporan atas saran dari oknum polisi tadi. Laporan itu dituduhkan ke abang saya dengan alasan penggelapan. Padahal, tak ada penggelapan di dalamnya tapi sengaja di setting seperti itu, direkayasa. Polisi itu minta Rp1 M jika berhasil mendapat uang tersebut," tuturnya.
Mantan penggebuk drum Ada Band itu mengatakan, saat ini uang tersebut sudah raib dari keluarganya. Tak ada satu orang pun yang menikmati warisan tersebut karena raib diambil polisi.
"Jadi kakak saya langsung kasih aja uangnya ke ibu tiri dan adik tiri sejak dilaporkan melakukan penggelapan. Tapi setelah dipegang ibu tiri, oknum polisi itu minta Rp1 miliar sebagai kompensasi sesuai kesepakatan," ujarnya.
"Jadi memang sengaja keluarga kami dipecah. Terus mereka masuk dan bergaya jadi pahlawan," tutur Eel.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover