Suara.com - Grup band Kotak merilis album ketujuh mereka yang berjudul Long Live Kotak. Album ini menjadi salah satu yang paling spesial dibandingkan dengan album Kotak yang lain.
"Ini salah satu album terbaik Kotak karena kita mengeksplor diri masing-masing," kata Tantri, vokalis Kotak, ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).
Di album ini, dua anggota Kotak, Chua dan Cella unjuk kemampuan baru mereka. Chua menyanyikan sebuah lagu dan juga menjadi rapper. Begitu juga Cella yang kebagian nyanyi di album ini.
Selain personel yang unjuk kebolehan, album ini juga menjadi penanda Kotak tetap bisa berjalan, meski ketiga anggotanya telah berumahtangga dan dua personel perempuan di dalamnya sudah memiliki anak.
Penanda itu pun digambarkan lewat cover album yang berbentuk detak jantung, serta judul album mereka Long Live Kotak, yang berarti akan selamanya bersama Kotak.
"Kenapa kita pilih gambar detak jantung. Karena kita udah deg-degan bakal balik lagi nggak. Band ketika personel perempuannya hamil dan punya anak, katanya akan mati. Ini gambar detak jantung maksudnya ternyata kita masih ada, akan tetap di musik dan Long Live itu maksudnya kita selamanya akan tetap di Kotak," tandas Tantri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital