Suara.com - Penyanyi Maia Estianty mengomentari jutaan umat Islam yang menggelar aksi doa dan salat Jumat bersama pada hari ini atau dikenal juga sebagai Aksi 212.
Ibu tiga anak itu berharap para peserta aksi bisa menjaga "kebersihan hati" dan menjaga perdamaian sehingga "tidak ada setetes darah yang keluar".
"Jaga Kebersihan hati, perbaiki diri menuju akhlak mulia. Salam damai. Semoga langit Jakarta tidak memerah dan tidak ada setetes darah yang keluar," Maia menulis kata-kata itu di laman Twitter pribadinya @MaiasangJuara, sekitar dua jam lalu.
Sementara itu, Ahmad Dhani, mantan suami Maia, telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena dugaan akan melakukan makar dengan mendompleng massa aksi 212 untuk bergerak menuju gedung MPR/DPR RI di Senayan.
Sebelum ditangkap, Dhani sempat nge-tweet sekitar 8 jam lalu bahwa ada anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya yang mencarinya dan mau mendobrak kamar hotelnya di Sari Pan Pasifik.
"Malam ini di depan kamar di hotel Sari Pan Pasifik, orang mengaku dari Polda mencari saya #ADP," tulisnya lalu menulis tweet berikutnya, "Mau mendobrak kamar saya...#ADP."
Selain itu, akun gosip Lambe Turah mengunggah foto kolase Dhani sedang digelandang oleh beberapa anggota polisi keluar dari pintu lobi Sari Pan Pasifik. Gambar lainnya menunjukkan pentolan Dewa 19 itu sedang duduk di kursi interogasi.
Ayah lima anak itu diduga melanggar pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa atau badan hukum.
Baca Juga: Inilah Tokoh-tokoh yang Berorasi di Aksi Kita Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan