Suara.com - Polres Kota Tangerang menggelar rekonstruksi kasus penganiayaan dengan korban Farah Dibba, adik dari artis kembar Fadli Muhammad dan Fadlan Muhammad, pada hari ini Kamis (29/12/2016) pada pukul 13.00 WIB.
Pihak polisi memutuskan rekonstruksi secara tertutup dan menggunakan pemeran pengganti bagi korban.
Farah yang sempat mengalami luka memar di bagian mata kiri hingga sulit melihat, turut hadir dengan mengenakan busana serba pink, dari mulai hijab hingga bahawan.
Dia tampak kesal apalagi saat melihat tersangka penganiayaan, Rachmat Sesario, giring polisi masuk ke tempat kejadian perkara di perumahan Cluster Buana Paninggilan Permai, Ciledug, Kota Tangerang.
Farah lalu teriak memberitahu pada polisi mengenai adegan saat kejadian, sejak ia datang hingga masuk ke dalam rumah.
"Saya parkirnya bukan disitu pak, di sana agak jauh. Terus dia melambai-lambai dari atas rumahnya," ujar Farah ke polisi.
Farah diketahui mengalami penyiksaan pada Senin, 19 Desember 2016, yang diduga dilakukan oleh rekan bisnisnya, Rachmat Sesario, berusia 21 tahun.
Farah merupakan agen properti yang saat itu menyambangi rumah yang diiklankan oleh Rachmat di media sosial. Ketika Farah masuk ke rumah, tiba-tiba Rachmat melakukan penganiayaan terhadapnya.
Baca Juga: Isu 10 Juta Pekerja Cina Masuk Indonesia, Yasonna: Itu Hoax
Berita Terkait
-
Fadli-Fadlan Dilarang Hadiri Rekonstruksi Penganiayaan Farah
-
Ibunda Fadli-Fadlan Minta Pelaku Penganiayaan Dihukum Mati
-
Diduga Utang Makan Rp500 Ribu, Napi Dianiaya Sipir dan Napi Lain
-
Adik Fadli-Fadlan yang Nyaris Dibunuh Kini Selalu Diawasi
-
Foto-foto Farah Dibba, Adik Fadli Fadlan yang Nyaris Dibunuh
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan