Suara.com - Artis Tyas Mirasih akhirnya blak-balakan sudah dilamar kekasihnya, penggebuk drum Raiden Sudjono. Prosesi lamaran dilakukan di Jepang.
Mulanya, lamaran ingin dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi mereka berpacaran. Namun, karena beberapa kendala rencana tersebut sempat dua kali ditunda.
"Kemarin prosesnya di Jepang, sebenernya lucu ceritanya. Tadinya udah gagal 2 kali, karena harusnya tanggal 24 Januari, pas kita anniversary dua tahun," kata Tyas usai menjadi bintang tamu talk show di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Jumat (10/2/2017).
Kendalanya mulai dari lokasi yang kurang menarik, hingga snow board milik salah satu keluarga Raiden yang tiba-tiba hilang.
"Tanggal 24 sampai Tokyo, terus dia bilang spotnya kurang oke nih buat ngelamar, akhirnya nggak jadi. Besoknya, kita pergi ke gunung Fuji, main ski gagal juga gara-gara aku nggak bisa main ski, dan nyusruk ke pohon. Giliran dia mau eksekusi (melamar), snow board milik sepupunya hilang," cerita Tyas sumringah.
Tyas mengaku tak tahu akan dilamar Raiden karena kepergian mereka ke Jepang hanya untuk berlibur.
"Memang rencananya kita pergi ke sana, dan sudah tahu rutenya mau ke mana aja. Seneng aja sih akhirnya dilamar, di tempat yang kita berdua suka banget," lanjutnya.
Tyas dan Raiden rencananya akan menggelar lamaran secara resmi di Jakarta dengan dihadiri keluarga besar. Sayang, dia enggan membocorkan kapan pastinya acara tersebut akan dilangsungkan.
"Yang penting lamaran dulu dalam waktu dekat. (Menikah) Rencananya tahun ini sih," tandasnya.
Baca Juga: Digugat Cerai, Ustadz Al Habsyi Tunjuk Pengacara Jupe
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan