Suara.com - Penyanyi dangdut Dewi Persik mengklaim dirinya tak bersalah atas kata-kata 'kasar' yang dilontarkan kepada Nassar saat adu argumen di program Dangdut Academy 4 yang disiarkan langsung televisi Indosiar, beberapa waktu yang lalu.
"Aku sih nggak (merasa salah), karena buat aku gini, kalau posisinya di kalian pasti akan merasakan hal yang sama," ujar perempuan yang akrab disapa Depe itu kepada media di Studio MNC Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (21/2/2017).
Buntut 'perang mulut' Depe dan Nassar membuat Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegur pihak Indosiar dan menghentikan sementara program tersebut.
"Ini intropeksi buat kita semua, aku nggak bisa ngomong apa-apa karena memang itu kan tanggung jawab mereka," ucapnya.
Mantan istri Saipul Jamil dan Aldiansyah Taher ini merasa bersalah kepada orang-orang yang terkena imbas keputusan KPI. "Jadi aku merasa bersalah ke masyarakat yang nonton aja atas ucapan saya," katanya.
KPI memperingatkan Indosiar karena Depe selain melontarkan kata-kata kasar juga merendahkan kaum perempuan.
Begini ucapan Depe kepada Nassar:
"Elu mah Nassar kayak perempuan ya," hardik Depe, lalu dibalas oleh Nassar, "Biarin, emang gue kayak perempuan, mau apa?! Mau apa?".
Sementara Nassar masih tak mau kalah, Depe pun akhirnya mengeluarkan kata-kata kasar dengan teriakan dan nada emosi, "Kalau misalkan lo perempuan nggak masalah buat gue, dasar b*****g lo." dan umpatan lainnya "A****g lu."
Baca Juga: Dewi Perssik Tak Ambil Pusing Disuruh Buka Baju oleh Sandiaga Uno
KPI pun akhirnya menskorsing Dangdut Academy 4 selama dua hari, yakni tanggal 27 dan 28 Februari 2017
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap
-
Heboh Jennifer Coppen Tenggak Alkohol di Pernikahan, Eks Pegawai Hotel Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Bukan Sekadar Komedi, Ananta Rispo Tampil Beda dalam First Look Film Ketok Mejik
-
Toy Story 5: Saat Woody Menua dan Terancam Terlupakan oleh Gawai Bonnie
-
Bintangi Film Tanah Sengketa, The Virgin Berani Tampil Beda
-
Follow Me (No Escape): Ketika Konten Viral Berujung Maut, Malam Ini di Trans TV