Suara.com - Aktris, penyanyi dan aktivis Melanie Subono mengunggah video sedang menangis tersedu-sedu dan mencurahkan perasaannya tentang anjingnya bernama Nina telah mati secara tragis di tempat perlindungan hewan bernama Animal Defenders (AD) yang dikelola oleh Doni Herderu Tona.
Mirisnya, Melanie sudah menganggap Doni layaknya teman sendiri.
Seperti pengakuan Melanie dalam surat terbuka yang dialamatkan kepada Doni, dan sudah diunggah ke melaniesubono.wordpress.com.
Sekitar bulan Mei 2016, putri Adrie Subono mengalami cobaan beruntun. Melanie menemukan benjolan di batang otaknya, bercerai dengan suami kedua, I Gusti Ngurah Agus Wijaya, hingga alami kecelakaan.
Ia pun memutuskan menitipkan anjing peliharaannya termasuk Rancid, Neng, dan Nina ke AD. Pemain film Wiji Thukul ini akhirnya kehilangan Rancid yang terkena kanker.
Namun, Nina tak kunjung dipulangkan oleh Doni dengan berbagai macam alasan. Melanie sudah berharap 'anaknya' itu dipulangkan pada bulan November 2016.
Hingga akhirnya Melanie mendapat kabar jika Nina sudah mati beberapa bulan yang lalu. Dia bercerita bagaimana Doni memperlakukan para hewan dan stafnya secara tidak manusiawi, sampai dia mengeluarkan kata-kata umpatan terhadap Doni.
"Akhirnya gue dapat kabar dari Kennel boy yang kerja di Animal Defenders tapi akhirnya dipukuli sama Doni dan segala macam gak tahan apa pun di sana," ujar Melanie sambil terisak.
Baca Juga: Novel 'Diteror', Timses Ahok-Djarot: Lindungi Penyidik KPK
Nina udah meninggal beberapa bulan, fu** you Don, fine... lo akan shock hari ini akan meeting gede sama beberapa staf lo, beberapa tamu bahkan tetangga, bahkan yang punya...kumpul di sebuah tempat dengan bukti penyiksaan terhadap manusia dan hewan yang sudah lo lakukan, gue ketemu lo di pengadilan lo s**an,"
Gue maafin lo, semoga gak ada yang ngelakuin ini ke lo. I'm sorry Nina"
Tak semua warganet memberikan simpati kepada Melanie, beberapa mencemoohnya karena terlalu berlebihan menanggapi hewan peliharaan yang mati.
Melanie pun mengunggah video yang kedua untuk merespon warganet yang tak sepakat dengan tindakannya.
"Gak usah berpikiran gue orang tolol, gue anak hukum, gue tahu prosedur yang harus diambil. gue gak akan maju kalau gak ada bukti,
Buat lo yang masih mau mendewakan mereka silakan. Yes, mereka banyak melakukan hal baik kok, and in this thing
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Erin Serang Balik, Sebut ART Posting Foto Kenzy Taulany dan Akui Sebagai Suami
-
Cek Fakta: Benarkah Gal Gadot Dilabrak Dua Lipa di Toilet Acara Met Gala karena Seorang Zionis?
-
Lo Lagi Lo Lagi! Plot Twist Formasi Anyar Hellcrust
-
Mata Ditutup dan Tangan Kaki Diikat, Ammar Zoni Resmi Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan
-
Viral Anggaran Sewa Laptop Rp349 Juta Dituding Pemborosan, Kemenag: Realisasinya Lebih Hemat
-
Cerita Unik di Balik Pemilihan SUGBK Jadi Venue Konser 25 Tahun Westlife Berkarya
-
Hancurnya Hati Suami Gerebek Istri Selingkuh, Anak yang Dibawa sampai Tendang Lemari
-
Bikin Syok, Suhu TikTok Bowo Alpenliebe Mendadak Umumkan Kehamilan Istri
-
Nama Baiknya Terlanjur Rusak, Erin eks Andre Taulany Ancam ART dan Dalang Kasus dengan Denda Rp4 M
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix