Suara.com - D'MASIV bakal kembali menyapa Masivers di empat kota mulai 20 Juli 2017 yakni Bekasi, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya dalam konser bertajuk "Orange Tour 2017". D'masiv bakal jalan-jalan ke tiap kota ini dengan naik bus warna senada, oranye.
"Sebenarnya ini konser D'MASIV tapi konsepnya tur. Dan di tiap kota itu kami pakai (berpindah-pindah) bus, lewat darat dari Bekasi kami pindah ke Bandung. Langsung ke Yogya tanggal 27 Juli dan Surabaya tanggal 30," kata Rian D'Masiv saat menggelar preskon di Cafe Aruba, Pasaraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan, Senin (10/7/2017).
"Kami bisa (sambil) promosi juga karena kami naik bus jadi busnya di-branding Orange Tour, di jalan orang lihat ada kami (D'masiv)," lanjutnya.
Rian dkk punya alasan menamai konsernya kali ini dengan sebutan "Orange Tour 2017" meskipun nama asli album mereka adalah Self Title, "Tapi karena covernya oranye, kami sebutnya Orange Album. Kami pengin orang lebih kenal dengan album ini," urai Rian.
Selain itu menurut Rian oranye memang sudah jadi identik Masivers,"Dulu Masivers juga selalu kalau ikut manggung pakai t-shirt warna putih-oranye. Dari awal kami bikin logo d'masiv di album pertama itu warnanya oranye," tandasnya.
Di album kelima, band pelantun Cinta Ini Membunuhku juga mengubah logo tulisan D'MASIV menjadi huruf kapital semua lantaran pengin lebi menonjol.
Pada konser yang bakal berlangsung tanggal 20 Juli di Bekasi (Harris Convention Hall Sumarecon Bekasi), 23 Juli di Bandung (Harris Pop! Hotel and Convention Festival Citylink), 27 Juli (Sportorium Universitas Muhammadiyah) dan 30 Juli di Surabaya (Harris Hotel and Convention Gubeng) D'MASIV bakal membawakan sekitar 25 lagu di album ini dan lagu-lagu lama yang jarang dipentaskan.
Dalam tur ini pula, D'MASIV menggandeng sejumlah nama band Indie seperti The Sigit, Sore, Konspirasi, Pure Saturday, dan The Hydrant.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan
-
Sinopsis Train Dreams: Kisah Penebang Kayu yang Menembus Nominasi Oscar, Tayang di Netflix
-
Film Gonjiam Digarap Ulang Anggy Umbara, Banyak Kejutan yang Tak Ada di Versi Asli
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
Ria Ricis Tampil di Film Keluarga Suami Adalah Hama, Netizen Penasaran Reaksi Keluarga Teuku Ryan
-
Desain Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Pati Tak Lazim
-
Tiket Rp14 Juta Ludes Sekejap, Kenapa Konser The Weeknd di Jakarta Begitu Diminati?
-
Pesta Timuran Ramaikan Jakarta, Angkat Musik dan Kultur Indonesia Timur ke Panggung Festival
-
Suasana Stasiun Yogyakarta Mendadak Hening Saat Indonesia Raya Diputar, Reaksi Turis Asing Disorot
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga