Suara.com - Suhendri Zoni mengungkap apa yang membuat anaknya, Ammar Zoni dekat dengan dunia narkoba. Dia tak membantah kurangnya kasih sayang dari orangtua bikin bintang sinetron Anak Langit itu terjerumus ke dunia hitam.
"Usia 12 tahun dia ditinggalkan ibunya, karena saya seorang wiraswasta suka pindah kemana-mana dan dia ikut. Sehingga terbentuk pribadi yang kurang kasih sayang ibunya," kata Hendri saat jumpa pers di Maxone Hotel, di kawasan Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (13/7/2017).
Sebagai orangtua tunggal yang punya kesibukan, Hendri tak bisa sepenuhnya memantau pergaulan Ammar. Dia pun memastikan baru tahu sang putra menggunakan narkoba setelah ditangkap polisi.
"Kalau saya tahu sudah saya larang," ujarnya.
Di balik musibah ini, Hendri tetap merasa harus bersyukur. Sebab, dia jadi tahu anaknya sebagai pemakai narkoba.
"Untung Ammar masih muda, coba kalau 30 tahun? Kadar obatnya sudah tinggi pasti," katanya.
Ammar bersama sang asisten digerebek polisi di kamar rumahnya di kawasan Depok, Jawa Barat pada 7 Juli 2017. Dalam penangkapan itu, Tim Pemburu Narkoba Polres Jakarta Pusat mengamankan barang bukti yang antara lain setoples ganja kering, 6 plastik sisa sabu, serta alat isap sabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan