Suara.com - Penceramah selebritis Syamsuddin Nur atau akrab disapa Ustadz Syam meminta maaf terkait isi ceramahnya soal pesta seks di surga. Syam minta maaf lewat sebuah video yang diunggah ke akun Instagram-nya.
"Saya Syamsudin Nur mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalalahan dan kekhilafan yang saya lakukan," kata Syam mengawali.
Syam juga menyadari apa yang diucapkan tentang pesta seks di surga tak pantas dikatakan. Dia pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim.
"Saya mengungkapkan kata-kata yang menyakiti pemirsa, menyakiti jamaah dan juga memang tidak pantas saya katakan itu semua berasal dari kerendahan saya, kedangkalan ilmu saya, di mana saya juga masih belajar," ujarnya.
"Oleh karena itu saya meminta untuk dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya," katanya lagi.
Sebelumnya Syam dihujat warganet setelah melihat isi ceramahnya di program Islam Itu Indah di Trans TV episode 15 Juli 2017. Dalam ceramahnya, dia mengatakan bahwa nikmat terbesar di Surga adalah pesta seks.
"Salah satu nikmat yang ada dalam surga adalah pesta seks, minta maaf. Karena ini lah yang kita tahan-tahan di dunia, ini lah yang kita tahan-tahan di dunia. Kenikmatan terbesar yang diberikan Allah SWT adalah pesta seks. Karena ini lah yang sudah ditahan di dunia oleh para lelaki. Laki-laki disuruh menahannya, lagi musim panas. Perempuan lebih kuat sebenarnya, saya tidak setuju kalau perempuan dikatakan lemah. Laki-laki kalau naik pesawat pasti pakai jaket. Perempuan pakai tank top, Masya Allah kuatnya," begitu penggalan ceramah Ustadz Syam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar