Suara.com - Jeremy Thomas berubah sikap terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oknum anggota Polres Bandara Soekarno-Hatta terhadap putranya, Axel Matthew Thomas. Dia sekarang hanya ingin fokus dengan Axel setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba.
"Saya ingin menutup hal-hal yang menurut saya sudah lewat. Saya ingin melihat ke depan. Saya ingin fokus terhadap Axel," kata Jeremy dalam jumpa pers di Restoran Arang 22, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (21/7/2017).
Artis senior yang pernah berjaya di era 1990-an juga meminta maaf kepada Polri.
"Saya Jeremy Thomas sebagai kepala keluarga sebagai orang tua dari Axel, dan sebagai ayah yang lahir sebagai manusia biasa tidak luput dari kekurangan ingin dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahpahaman," ujarnya.
Sebelumnya pada 17 Juli lalu, Jeremy melaporkan delapan oknum polisi ke Divisi Propam (Divpropam) Polri. Dalam laporannya, dia menduga oknum polisi tersebut menganiaya sang putra ketika hendak ditangkap terkait kasus narkoba.
Kendati begitu, Jeremy belum bisa memastikan apakah bakal mencabut lapran tersebut. Saat ini, dia masih fokus terhadap nasib Axel.
"Nanti kami kabarin ya. Sementara ini saya masih fokus untuk proses ke depannya," ujarnya.
Laporan Jeremy dibuat tak lama setelah menemukan anaknya dalam kondisi babak belur di sebuah hotel di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, 15 Juli lalu. Dia menuding polisi memaksa Axel untuk mengaku menggunakan narkoba dan memilikinya.
Sementara itu, polisi menyatakan luka yang didapat Axel terjadi akibat pergumulan saat hendak ditangkap. Belakangan, dalam pemeriksaan di Polres Bandara Soekarno-Hatta, Axel mengakui telah memesan pil Happy Five dengan menstransfer Rp1,5 juta.
Baca Juga: Amankah Melahirkan Berkonsep Water Birth?
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Gugatan Tarif Impor Trump Resmi Diajukan 25 Negara Bagian AS
-
4 Ide OOTD Eclectic Retro-Chic ala Momo TWICE untuk yang Suka Eksplor Gaya!
-
Mengenal 7 Jenis Umbi-umbian Lokal, Ada Kimpul yang Kaya Nutrisi dan Bisa Jadi Pengganti Nasi
-
Ramai Isu Tambang di Raja Ampat, Bahlil: Izin yang Masih Aktif Tinggal Satu
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?
-
Prabowo Tegur Soal Listrik Padam di Kalimantan, Bahlil Janji Gangguan PLN Cepat Beres
-
Febrie Adriansyah Belum Dipecat, Hanya Diberhentikan Sementara Jaksa Agung
-
Sekolah Rakyat Lampung Siapkan Siswa Siap Kerja dan Kuliah
-
Tren Co-Working Kian Berkembang, merch Padukan Produktivitas, Komunitas, dan Wellness