Suara.com - Vokalis band Payung Teduh, Mohammad Istiqomah Djamad, mengaku resah lagu "Akad" sudah di-cover dengan berbagai bahasa. Dari bahasa Jawa hingga bahasa Korea.
Memang bisa jadi hiburan menyenangkan bagi warganet yang menyaksikan video cover "Akad" yang sudah dialihbahasakan. Namun, menurut Djamad, hal itu adalah tindakan yang "brutal".
"Melihat betapa brutalnya aktivitas digital terhadap lagu Akad, terima kasih buat penyambutan lagu Akad, buat apresiasi kalian. Tapi ada yang sudah produksi, sudah rekaman, sudah jualan di Spotify, di iTunes, tanpa seizin kami, lalu perform di TV tanpa seizin kami," ungkap lelaki yang juga disapa Is itu melalui akun Instagram pribadinya, @pusakata.
Is mengaku tidak nyaman lagu "Akad" di-cover tanpa seizin dirinya maupun label yang menaungi Payung Teduh. Di sisi lain, Is mengaku senang karena banyak yang mengapresiasi karyanya.
"Nggak apa-apa, cuma ya izin saja. Namun ketika sudah lebih jauh, ya, mohon maaf, kami harus bersikap," lanjutnya.
Lelaki asal Sulawesi Selatan itu pun memberi pesan kepada para pecinta musik untuk lebih bijak lagi jika membuat cover "Akad" untuk keperluan komersil.
"Jadi saya imbau ke teman-teman yang belum bertindak, kayak di YouTube, sudah banyak banget yang sudah meraup keuntungan mungkin. Biar kami tertibkan saja sih. Mohon dibantu apresiasi kami, biar lebih bijak lagi," tambahnya.
Lebih jauh, Is mengaku tak akan segan mendatangi musisi yang telah terlanjur membawakan "Akad" dengan tujuan meraup keuntungan.
"Bagi yang sudah kadung berproduksi, tungguin kami. Kami samperin, oke?" ujar lelaki berambut keriting itu.
Tag
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Bukan Dijual, Ini Alasan Tak Terduga ART Angel Lelga Nekat Curi Barang Mewah Sang Majikan
-
Satu-satunya di Asia! Limp Bizkit Bakal Guncang Kuala Lumpur, Cek Jadwal dan Harga Tiket di Sini
-
Sambut HUT Jakarta ke-500, Remember Fest Siap Hadirkan Pengalaman Festival Terlengkap di Kemayoran
-
After Earth Malam Ini: Will Smith dan Jaden Smith Harus Bertahan Hidup di Bumi yang Mengerikan
-
Nikah di Italia Berbiaya Rp1 Miliar, Lina Mukherjee Akui Ingin seperti Artis Bollywood
-
Meisya Amira Jadi Wanita Tunawicara yang Menggila di Film Juminten Edan
-
Gugat Cerai Brian Siawarta, Rafaela Rahardja Sebut Sang Suami Sudah Mundur dari Pendeta Sejak Lama
-
Gas Melon Langka di Indramayu, Lucky Hakim Endus Praktik Pengoplosan: Pertamina Harus Gandeng Polisi
-
Rafaela Rahardja Jalani Sidang Cerai Perdana dengan Brian Siawarta, Ungkap Isu KDRT sebagai Pemicu
-
Siapa Saja Mantan Ayu Ting Ting? Ini Daftarnya dan Pekerjaan Mentereng Mereka