Suara.com - Joko Anwar geram dengan tindakan orang yang kerap merekam adegan film saat menonton di dalam bioskop. Karena itu, Joko mengingatkan bahwa aksi 'jahil' itu bisa membawa si pelaku berurusan dengan hukum.
Sutradara film horor remake bertajuk Pengabdi Setan itu mengimbau supaya banyak orang mengawasi dan melaporkan hal tersebut secepatnya jika melihat.
"Teman-teman minta tolong, kalau nemu orang rekam film di bioskop dan share di IG Story, kasih tahu bahwa itu perbuatan kriminal dan bisa dipenjara ya. Makasih," tulis Joko Anwar di akun media sosialnya dengan huruf kapital warna kuning.
Belum diketahui apakah Joko sendiri pernah mendapati kejadian itu secara langsung. Yang jelas, sutradara A Copy of My Mind itu mengunggah imbauan tersebut usai mengumumkan film terbaru daur ulang Pengabdi Setan yang tayang pada 28 September 2017 di bioskop Tanah Air.
Unggahan Joko Anwar ini pun mengundang berbagai komentar dari netizen.
"Siap laksanakan mas," tulis pemilik akun @ayareos.
Namun sebaliknya, ada pula yang menganggap Joko Anwar berlebihan. Salah satunya yang menulis cukup panjang adalah akun @veronica_tjan.
"Jangan lebay bos. Merekam untuk keperluan pembajakkan memang bisa dipenjara tapi merekam 15 detik di share di IG terus dipenjara itu sih berlebihan. Jangan karena produsen takut filmnya ketahuan part penting di film yang di-share terus bisa Anda giring dengan ancaman penjara. Saya sering men-share di IG 10-15 detik di IG tanpa flash dengan tambahan embel-embel recomended movie, nice movie, untuk menginfokan ke followers gue ini lho filmya bagus dan bukan buat pembajakan," tulisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover
-
Gisella Anastasia Perdana Main Sinetron, Langsung Jadi Tokoh Utama
-
Keliling Lima Kota, Soundrenaline 2026 Tawarkan Cara Baru Menikmati Festival Musik di Indonesia
-
Davina Karamoy Korban Hanania Travel, Uang Rp164 Juta untuk Daftar Haji Terancam Lenyap